Spanduk Penolakan Safari Jokowi main Raja-raja nan
Banten- www.bakinonline.com
Diketahui, sejumlah spanduk bertuliskan penolakan rencana kedatangan mantan Presiden Ke- 7 Joko Widodo (Jokowi) terpasang di sejumlah titik di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Spanduk tersebut nampak terpasang di jalan raya Pemda Tigaraksa, tepat di depan gerbang Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, serta di tepi jalan raya Serang, Kecamatan Cikupa.
Dalam spanduk tersebut menampilkan foto Jokowi dengan simbol larangan yang disertai tulisan penolakan terhadap kedatangannya. Salah satu narasi yang tercantum berbunyi, “Banten menolak safari politik Jokowi yang berkedok safari budaya.”
Di bagian atas spanduk tertulis sejumlah nama organisasi masyarakat (ormas), di antaranya Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) Banten, Forum Purnawirawan Prajurit (FPP) TNI, Koalisi Rakyat Banten, dan Tim Pemburu Ijazah Palsu.
Sementara itu, Sekretaris DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten, Andreas Arie, menilai pemasangan spanduk penolakan merupakan bagian dari dinamika politik dan kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
“Kalau dari kami sebenarnya ya ini hal yang wajar saja sih, biasalah dalam dinamika politik ya ada aksi-aksi seperti ini. Kita menghargai kebebasan berpendapat, menghargai pendapat atau pandangan dari sekelompok masyarakat,” kata Andreas.
Andreas juga membenarkan adanya rencana kunjungan Jokowi ke Banten. Namun, ia belum dapat memastikan waktu pelaksanaan kunjungan tersebut.
Andreas membantah anggapan bahwa kunjungan Jokowi merupakan bagian dari safari politik menjelang Pemilu 2029. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan safari budaya.
“Jadi memang Safari Budaya ini kan salah satu bentuk penghargaan atau salah satu bentuk penghormatan kunjungan tersebut. Kita akan mengapresiasi di tiap daerah itu ada budaya-budaya yang ada,” katanya.
Terkait munculnya spanduk penolakan, Andreas mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai motif maupun pihak yang berada di balik pemasangan spanduk tersebut.
Ia pun meminta seluruh kader dan simpatisan PSI tetap tenang serta tidak terprovokasi dalam menyikapi penolakan terhadap rencana kedatangan Jokowi.
“Kami tidak bisa menduga seperti apa yang disampaikan tadi. Tapi bagi kami, kami pun juga di internal telah meminta kepada seluruh kader, simpatisan, pengurus untuk tetap tenang dan tidak terpancing menghadapi spanduk-spanduk penolakan ini,” tegasnya.
(rina/jurn.bkn/a)
Mang Komment, “Dalam situasi negara yang sedang tidak baik-baik saja, masih ada sosok orang yang ketagiahan main ‘raja-raja nan’ untuk keliling daerah dengan kedok ‘safari budaya’ guna melestarikan budaya atau melestarikan dinasty…?,” tanya mang Komment














