Kejayaan Maritim Majapahit dan Semangat Kemaritiman TNI-AL
Jakarta- www.bakinonline.com
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) A.M. Hendropriyono menilai kejayaan maritim Kerajaan Majapahit memiliki relevansi dengan kekuatan dan semangat kemaritiman TNI Angkatan Laut.
“Saya informasikan dan mungkin ingatkan dengan armada laut terbesar di Asia Tenggara yang namanya Majapahit. Majapahit itu menjadi satu kekuatan mandala, yaitu satu kekuatan yang mempunyai pengaruh pada daerah-daerah di hampir seluruh Asia Tenggara,” kata Hendropriyono di Kraton Majapahit, Jakarta.
Pernyataan itu disampaikan saat Dia menerima kunjungan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali beserta jajaran di Kraton Majapahit.
Hendropriyono mengatakan Kraton Majapahit dibangun sebagai salah satu upaya mengingatkan masyarakat terhadap sejarah dan kebesaran peradaban Nusantara, termasuk kekuatan maritim Majapahit.
lebih lanjut, keberadaan Kraton Majapahit juga menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa Nusantara telah memiliki peradaban maju jauh sebelum kedatangan bangsa-bangsa Barat.
“Bangsa kita ini adalah bangsa yang besar, yang tidak benar seperti digembar-gemborkan di fora internasional bahwa bangsa Barat yang kolonialis dulu datang ke sini untuk membuat kita beradab. Padahal apa yang kita saksikan di sini merupakan replika yang dibuat oleh para ahli dengan bantuan ‘artificial intelligence’ bahwa Majapahit itu sudah beradab seperti ini 200 tahun sebelum Christopher Columbus menemukan Amerika,” ungkapnya.
Para tamu menyaksikan tayangan mengenai sejarah dan kekuatan maritim Kerajaan Majapahit yang kemudian dikaitkan dengan perkembangan kekuatan TNI AL.
“Saya minta izin sekitar enam menit untuk memutarkan film bagaimana kekuatan Angkatan Laut Majapahit dulu nyambung dengan kekuatan Angkatan Laut Republik Indonesia kita sekarang ini,” ointa Hendropriyono.
Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan kunjungan tersebut merupakan kesempatan bagi TNI AL untuk menjalin silaturahmi dengan berbagai komponen bangsa sekaligus mendukung pelestarian sejarah dan budaya Indonesia.
“Majapahit bukan sekadar sebuah kerajaan besar dalam sejarah Nusantara. Majapahit adalah simbol kejayaan maritim bangsa Indonesia,” ucap Muhammad Ali.
Kunjungan tersebut dihadiri juga oleh sejumlah mantan KSAL, antara lain Laksamana TNI (Purn.) Yudo Margono, Laksamana TNI (Purn.) Marsetio, dan Laksamana TNI (Purn.) Bernard Kent Sondakh, serta mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Agum Gumelar.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar yang turut hadir mengatakan keberadaan Kraton Majapahit merupakan salah satu upaya pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
Selain itu para rombongan tamu juga diajak melihat sejumlah replika dan bagian Kraton Majapahit yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 5.500 meter persegi.
(hart/jurn.bkn/b)












