Pendakian Gunung Putri di Lembang
Jawa Barat – www.bakinonline.com
Gunung Putri Lembang adalah salah satu pegunungan yang masuk di kawasan kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Berbatasan dengan desa Jayagiri dan desa Cikole tak jauh dari Gunung Tangkuban Parahu.
Gunung Putri, merupakan salah satu tempat wisata di Lembang berupa sebuah bukit yang arealnya banyak ditumbuhi dengan rumput dan pohon pinus yang di tengahnya terdapat sebuah Tugu bernama “Tugu Sesprim”
Gunung Putri dalam sasakala legenda Sangkuriang, gunung ini dimaknai sebagai tempat pelarian sekaligus persembunyian Dayang Sumbi ketika dikejar-kejar oleh Sangkuriang yang berkeinginan untuk menyuntingnya. Diketahui dalam legenda Sangkuriang adalah anak dari Dayang Sumbi.
Selain itu, di kawasan Gunung Putri terdapat bekas bangunan militer peninggalan Belanda yang diperkirakan dibangun tahun 1884. Benteng ini berfungsi sebagai basis pertahanan, pos pengintaian musuh jarak jauh, merupakan bagian dari sistem pertahanan Ciater Stelling di kawasan dataran tinggi Bandung Utara.
Sudarjono (darjono) Pumapala Indonesia, bersama kerabat pecinta alam lainnya melakukan pendakian Gunung Putri di Lembang, merangkat dari Metro Kota Bandung Minggu, 16 Agustus, pukul 04.30 WIB. Dengan menempuh waktu sekitar 90 menit menggunakan kendaraan pribadi, hingga sampai di tempat parkir Gunung Putri pukul 06.00 WIB. .
Mulai pendakian tracking dari tempat parkir menuju puncak Gunung Putri melalaui jalur pertama (ke satu) berupa anak tangga yang cukup terjal dan berkelok-kelok, dengan pemandangan yang sangat indah dan mengasikan, ditengah perjalanan banyak para pendaki dan wisatawan yang sengaja bermalam camping, perdakian memakan waktu sekitar 30 menit sudah sampai dipuncak, terdapat Tugu Sesprim ditangahnya.
Sedang melepas lelah sambil duduk-duduk di tangga Tugu Sesprim, tak sengaja bertemu dengan 3 pendaki dari Temanggung (M. Zhafran Aly, Ody Rizqian dan Anang Fermansyah) ternyata dari Stemba Temanggung angkatan 46 yang ada di Bogor.
Setelah menikmati udara segar dan melihat keindahan alam di sekeliling Gunung Putri, perjalanan dilanjutkan menuju bekas bangunan Benteng Pertahanan Belanda, ada 2 (dua) unit bangunan Benteng Pertahanan yang diatasnya terdapat fentilasi udara benteng dan terdapat Tugu Bela Negara.
Turun dari Gunung Putri melalui jalur ke 2 (kedua) yang cukup landai, berkelok, namun cukup menantang, dengan memakan waktu sekitar 90 menit sampai di tempat parkir kendaraan.
Darjono menyayangkan, dilokasi bekas Benteng Pertahanan Belanda nampak kurang perawatan dan terkesan tidak dipelihara, sehingga banyak semak belukar di depan mulut Benteng dan sekitarny, di dalammya banyak terdapat coretan-coretan,” ungkap Darjono.
“Pengelola wisata Gunung Putri terkesan hanya memperhatikan jumlah pengunjung ticket masuk tanpa memperhatikan kebersihan obyek tujuan wisata dan kebersihan toilet, serta adanya tempat pembuangan brangkal bekas bangunan” gumamnya.
“Bagi para pendaki, wisatawan dan pengunjung diharapkan ikut penjaga kebersian di lokasi camping, toilet dan situs-situs bersejarah lainnya, agar tercipta kenyamanan dan keindahan di kawasan wisata Gungung Putri,” pungkas Darjono.
(marni/jurn.bakn/d)













