Serangan Udara dan Rudal di Wilayah Palestina
Palestina – www.bakinonline.com
- Gaza (Khan Younis): Serangan rudal militer Israel baru-baru ini menghantam bangunan sipil di Khan Younis, menyebabkan lebih dari 30 orang tewas, termasuk anak-anak. Meskipun sempat ada pembicaraan gencatan senjata, kekerasan justru meningkat di kamp-kamp pengungsian.
- Tepi Barat: Sebuah rudal besar misterius ditemukan jatuh di Desa Haris, dekat Nablus. Warga Palestina di Tepi Barat juga melaporkan sering melihat rentetan rudal melintasi langit mereka, terutama saat terjadi eskalasi antara Iran dan Israel.
- Dampak Kemanusiaan: Sejak Oktober 2023, operasi militer di Gaza telah menyebabkan lebih dari 64.500 warga Palestina meninggal dunia dan lebih dari 163.000 lainnya luka-luka.
Eskalasi Regional Melibatkan Pihak Ketiga
- Serangan Iran: Iran melancarkan gelombang rudal dan drone besar-besaran yang menargetkan kota-kota besar di Israel seperti Tel Aviv dan Bnei Brak. Serangan ini menyebabkan kerusakan signifikan pada ribuan apartemen dan fasilitas sipil di wilayah Israel.
- Keterlibatan Houthi (Yaman): Kelompok Houthi mulai meluncurkan rudal balistik ke arah Israel Selatan, termasuk kota Eilat dan Dimona, sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina dan peringatan terhadap Amerika Serikat.
- Serangan Hizbullah: Dari arah Utara, Hizbullah mengklaim telah menembakkan puluhan roket dan rudal dalam waktu singkat ke wilayah Israel seperti Kiryat Shmona dan Nahariya.
Status Gencatan Senjata
- Tenggat waktu gencatan senjata antara Iran dan aliansi AS-Israel dilaporkan akan berakhir pada Selasa, 21 April 2026. Pihak militer Iran dikabarkan telah mempersiapkan persenjataan mereka kembali menjelang berakhirnya periode ini ikat. Serangan Hizbullah: Dari arah Utara, Hizbullah mengklaim telah menembakkan puluhan roket dan rudal dalam waktu.
sarah/jurn.bkn/d













