Sudarjono. Berharap Ke 5 Jurnalis dan 3 Orang yang Hilang Segera Ditemukan
Jawa Tengah – www.bakinonline.com
Pencarian 5 jurnalis dan 2 awak kapal dan 1 orang pemandu yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9/2026) terus dilakukan.
Masuki hari Jum’at 9/9/2026, tim SAR gabungan menyebut total area pencarian sudah sekitar 271 nautical miles (NM) yang dibagi dalam beberapa sektor. Geser slide-nya sampai habis.
Sudarjono (Darjono) jurnalis Media BAKIN.Com dan Pecinta Alam PUMAPALA Indonesia, saat pendakian Gunung Cilik, Kretek, Wonosobo, Jawa Tengah, turut menyampaikan keprihatin yang mendalam atas hilang kontak 5 jurnalis dan 3 orang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Kami sangat prihatin atas 5 jurnalis dan 3 orang yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau Yang hingga saat ini belum ditemukan” ungkapnya saat di puncak Gunung Cilik, di lembah Gunung Sindoro bersama rekan-rekannya.
Darjono pun sempat mendo’akan agar ke 5 jurnalis dan 3 orang yang menyertainya segera dapat ditemukan oleh tim SAR gabungan dan berharap proses pencarian dapat berjalan lancar.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk sementara tidak melakukan kegiatan di wilayah sekitar Gunung Anak Krakatau terutama saat kondisi kawasan masih belum normal kembali. Hal ini perlu menjadikan perhatian karena berpotensi menjadi bahaya.
Smentara itu, Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyampaikan berdasarkan hasil pemantauan visual menggunakan teropong belum ada tanda penemuan lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Pulau Sertung.
Ia pun menegaskan, di pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau tim SAR gabungan bersama nelayan setempat sudah sempat turun ke pulau-pulau sekitar gunung, tetapi pencarian secara langsung di Pulau Sertung belum bisa dilakukan karena PVMBG menyatakan daerah tersebut masih rawan karena memasuki radius 3 km dari Gunung Anak Krakatau.
“Untuk Pulau Sertung, itu memasuki radius 3 km ya, sebagaimana kita ketahui bersama data dari PVMBG menyatakan bahwa itu masih daerah rawan, tetapi kami akan tetap berupaya bagaimana kita bisa masuk ke situ dari data BMKG, data BNPB, perkiraan tindakan apa yang harus kita lakukan supaya kita bisa masuk ke situ untuk memastikan,” kata Amrad.
ia pun menambahkan, Basarnas juga telah memperluas pencarian menggunakan drone di Pulau Sangiang menggunakan Kapal Negara Search and Rescue (KN SAR) Tetuka, tetapi belum menunjukkan hasil maksimal karena wilayah masih tertutup asap.
Diketahui sebelumnya, 5 jurnalis dalam perjalanan beserta 2 awak kapal dan 1 orang pemandu yang turut berada dalam rombongan hilang kontak sejak Senin 7/9/2026 saat sedang melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kelima (5) jurnalis itu, pewarta foto dari Media ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas; Arie Basuki dari merdeka.com; Donal Husni (fotografer lepas); Yudhistira dari iNews; dan Daus dari Anadolu dan .2 awak kapal serta 1 orang pemandu.
(ari/jurn.bkn/d)













