Lokasi Longsoran Curug Cileat Subang
SUBANG – www.bakinonline.com
Dua orang wisatawan perempuan asal Karawang, Jawa Barat dilaporkan hilang terseret material longsor dikawasan perbukitan saat melakukan perjalanan menuju kawasan Curug Cileat, di wilayah Kampung Cibago RT 14/04, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (15/5/2026) sore.
Longsoran tanah yang menyeret dua wisatawan tersebut mengarah ke aliran Sungai Cileat. Hingga malam ini korban belum ditemukan.
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono melalui Kapolsek Cisalak Iptu Endang Pirtana menyampaikan hingga malam ini petugas masih siaga di sekitaran TKP longsor yang menyeret 2 wisatawan asal Karawang tersebut.
“Korban masih belum ditemukan, namun barang-barang yang dibawa korban seperti sepatu, tas sudah ditemukan,” kata Kapolsek Cisalak Iptu Endang Pirtana. Jumat(15/5/2026).
Dikatakan Endang, dirinya bersama jajaran dan TNI serta Tim SAR gabungan malam ini masih standby berada di ketinggian 900 Mdpl, terus mantau situasi dan menyusun strategi untuk pencarian besok.
“Pencarian malam ini sudah dihentikan, dan akan dilanjutkan besok pagi bersama unsur TNI-POLRI, BPBD, Tagana, Relawan dan masyarakat setempat,” ucapnya.
Mudah-mudahan upaya pencarian besok lagi bisa membuahkan hasil, kedua korban bisa ditemukan dengan selamat.
“Kita harapkan besok cuaca bisa bersahabat sehingga, pencarian bisa lebih maksimal dan korban bisa segera ditemukan,” ucapnya.
Kedua wisatawan tersebut diketahui bernama Alda Apriliani(22) warga Cikampek dan Winda Limbong (20).
warga Kosambi Karawang saat peristiwa longsor terjadi, rombongan yang terdiri 5 orang perempuan tersebut akan menuju Curug Cileat.
“Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, sejumlah saksi baik wisatawan maupun warga setempat melihat kejadian tersebut,” ucap Endang.
Namun nahas, saat mendaki menuju Curug, hujan turus dengan lebat hingga terjadi longsor yang menyeret dua wisatawan tersebut.
“Saat kejadian, kondisi TKP dan wilayah sekitaran Kecamatan Cisalak Subang sedang diguyur hujan lebat dengan intensitas tinggi hingga menyebabkan terjadinya tebing longsor,” katanya.
“Akibat hujan deras tersebut, tebing setinggi 250 meter longsor menimpa kedua korban saat sedang mendaki menuju Curug Cileat, hingga saat ini kedua korban tersebut belum ditemukan,” katanya.
Kami pihak kepolisian bersama tim SAR gabungan dan warga setempat telah melakukan pencarian hingga pukul 19.30 WIB. Namun belum membuahkan hasil, kedua korban belum ditemukan, korban diduga masih tertimbun longsoran.
Sarah m/jurnbkn/d














