Pantura – bakinonline.com

Pemerintah melalui kementerian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana untuk memperbaiki jalur Pantura Brebes-Tegal. Adapun anggaran perbaikan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 ditaksir mencapai lebih dari Rp 100 miliar.

“Kemungkinan bulan Desember ini akan tanda tangan kontrak paket lelang pekerjaan peningkatan jalan di beberapa titik di jalan pantura Brebes-Tegal,” ucap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan nasional Brebes-Tegal, Bina Marga Wilayah 1 Jawa Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Erwin Minarko, beberapa waktu yang lalu.

Ia menambahkan, setelah lelang selesai dan tanda tangan kontrak dilakukan, pekerjaan fisik bisa segera dilakukan mulai Januari 2019 mendatang. “Mudah-mudahan semua bisa sesuai berjalan lancar. Untuk perbaikan jalan memang akan dilakukan di beberapa titik di ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah mulai dari Brebes hingga Tegal,” kata dia.

Prioritas perbaikan, kata Erwin, berada di titik-titik kerusakan. Seperti ruas Kalirambut, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal sepanjang 1 kilometer ke arah Pemalang. “Memang di titik itu jalan bergelombang sehingga tidak membuat nyaman pengguna jalan,” imbuhnya.

Perbaikan jalan lainya, berada di ruas jalan Jembatan Kaligangsa Brebes hingga persimpangan akses keluar tol Brexit sepanjang 2,5 kilometer. Selanjutnya, ruas jalan di KM 190-192,5 Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Brebes ke arah Jakarta sepanjang 3 kilometer. Di titik itu akan dilakukan pembetonan jalan karena rawan banjir.

“Kemudian ruas jalan persimpangan Pejagan Brebes hingga tiga kilometer baik dari atau ke arah Jakarta. Dua lajur itu akan dibenahi pada paket perbaikan jalan pada 2019 mendatang,” jelasnya.

Erwin menjelaskan, jika seluruh ruas dilakukan perbaikan menggunakan aspal. Kecuali di Desa Cimohong Brebes yang menggunakan rigid atau beton karena rawan banjir. “Jika dimulai awal 2019, ditargetkan sebelum akhir 2019 pekerjaan sudah rampung, karena ini proyek multiyears,” kata dia.

Pihaknya meminta maaf kepada masyarakat jika selama perbaikan mengganggu lalu lintas. “Jadi mulai 2019 mendatang, kami meminta maaf karena adanya perbaikan yang tentu saja menghambat lalun intas pengguna jalan,” ucap dia.

Adapun persiapan menjelang natal dan tahun baru 2019, Bina Marga melakukan pemeliharaan rutin. Di antaranya seperti perbaikan aspal yang sudah mulai aus atau berongga. Selain itu, petugas melakukan pengecetan median jalan, marka jalan, perbaikan median jalan akibat ditabrak atau terkena roda truk, hingga pembabatan rumput di tepi jalan.

Media Bakin meminta, agar pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan perbaikan jalan raya Pantura, dari Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur, dengan melibatkan pemerintah daerah terkait. Pemerintah agar memperhatikan kwalitas matrial yang digunakan dalam perbaikan jalan tersebut, tidak hanya sekedar tambal sulam. Dan Terkesan “dijadikan proyek tahunan.”    # Dadj- Bkn