Keamanan Siber Muntlak Untuk Menjaga Stabilitas Politik
Jakarta- www.bakinonline.com
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menilai keamanan siber merupakan salah satu tulang punggung negara dalam menjaga keamanan data dan memperkuat pertahanan negara dari serangan informasi.
Hal tersebut dikatakan oleh Djamari kepada jajaran pejabat Badan Siber Sandi Negara (BSSN) saat membuka kegiatan BSSN Executive Town Hall 2026 di Depok, Jawa Barat, Senin.
“Keamanan siber bukan lagi pilihan, tetapi keniscayaan. Ini adalah prasyarat mutlak untuk menjaga stabilitas politik, keamanan nasional, dan keberlanjutan pembangunan,” kata Djamari saat membuka acara.
Menurut Djamari, ancaman siber bergerak jauh lebih cepat daripada proses penyusunan regulasi. Hal ini membuktikan bahwa dibutuhkan sikap adaptif agar ancaman tersebut dapat diantisipasi dengan baik.
Terlebih di tahun 2026 tantangan diperkirakan akan semakin kompleks dengan munculnya serangan berbasis kecerdasan artifisial, quantum computing, hingga penggunaan deepfake untuk disinformasi skala besar.
Karenanya, dia mengajak seluruh jajaran BSSN untuk bergerak cepat dalam menjawab tantangan keamanan siber dunia demi terciptanya pertahanan negara yang kuat.
Dengan saling kolaborasi dan bekerja berlandaskan jiwa nasionalisme yang tinggi, Djamari yakin BSSN mampu menjadi ujung tombak negara dalam bertahan di tengah berbagai ancaman siber dan serangan informasi.
“Saya mengajak seluruh personel dan jajaran BSSN untuk terus menjadi garda strategis bangsa,” pungkasnya.
(har/jurn.bkn/b)


