Jakarta – bakinonline.com

Wacana pembentukan panitia khusus (Pansus) di DPR RI untuk menyelesaikan sejumlah masalah terkait penangan e-KTP yang terkesan amburadul, mendapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi II Ahmad Riza Patria.

“Wacana pembentukan pansus disampaikan oleh pimpinan DPR, tentu pimpinan lebih memahami dan kami mengapresiasi niat baik itu,” Ujarar Riza di Gedung DPR RI pada Rabu (12/12/2018) yang lalu.

Riza mengatakan, Komisi II akan segera membicarakan persoalan e-KTP. “Secara khusus memang belum pernah kami rapatkan,” katanya.

kata Riza, “Komisi II akan secepatnya memanggil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membahas sejumlah kasus masalah terkait e-KTP.” Tegasnya.

Kemendagri belakangan ini menjadi sorotan, karena muncul kasus e-KTP tercecer di beberapa tempat hingga penjualan blangko e-KTP.  Sudah empat kali kasus e-KTP tercecer terjadi selama 2018, dua kasus yang terbaru terjadi di Pondok Kopi, Jakarta Timur dan Pariaman, Sumatera Barat.

Dia menegaskan, seluruh warga Indonesia usia 17 tahun ke atas harus sudah memiliki e-KTP pada tanggal 31 Desember 2018. “Setidaknya melakukan perekaman,” Pungkasnya.

Penanganan dan pengamanan e-KTP baik yang masih aktif maupun yang sudah kadaluarsa terkesan amburadul, terlihat dengan peristiwa ditemukan e-KTP tercecer ditempat yang tidak semestinya di beberapa daerah.   # Ags Bakin- Jkt