Bandung, 21 Mei 2017 (bakinonline.com)

Tanggal 22 Mei ditetapkan sebagai Hari Keanekaragaman Hayati  (secara Internasional),

Selayang Pandang Tentang Hari Keanekaragaman Hayati

Hari Internasional untuk Keanekaragaman Hayati (The International Day for Biological Diversity), diperingati pertama kalinya pada tanggal 29 Desember 1993, berdasarkan penetapan Komite Kedua Majenis Umum PBB pada tahun 1993, yang bertepatan dengan pelaksanaan Konvensi Tentang Keanekaragaman Hayati (COP-Convention On Biological Deversity).

Pada bulan Desember 2000, PBB telah mengadopsi tanggal 22 Mei ditetapkan sebagai Hari Keanekaragaman Hayati  (The International Day for Biological Diversity) secara Internasional. Hal ini berkaitan dengan banyaknya negara yang kesulitan untuk merencanakan dan melaksanakan Hari Internasional untuk memperingati Hari Keanekaragaman Hayati. Dan pada tanggal 22 Mei 1992 merupakan tanggal penetapan Teks Kesepakatan Keanekaragaman (Nairobi Final Act of The Conference for The Adoption of The Agreed Text of The Convention on Biological Diversity).

Diharapkan Hari Keanekaragaman Hayati (The International Day for Biological Diversity) dapat menggugah semua negara secara Internasional untuk melaksanakan dan mencintai dan menjaga serta melestarika terhadap semua kehidupan yang ada di alam.  Biodiversitas (Keanekaragaman Hayati) yang ada dimaka bumi ini,  (Darjono-Bakin).