Bakinonline.com - Berani Kritis Independen

Jakarta – Bakinonline.com              

kekhawatiran Virus Coruna (import) menjadi evidemi di masyarakat, pemerintah berupaya secara keras dan optimal mengatasinya, agar tidak menjadi bencana Nasional di.Indonesia seperti di China.

Kenyataan itu dimana masker yg selama ini viral dipakai saat bulan.puasa, dalam mengendarai motor, sejak Viralnya Evidemi Virus Corona. masker harganya meroket dan menghilang sebagai akibat dugaan ditimbun oleh pihak pihak mencari kesempatan dalam.kesempitan.

Oleh sebab itu pemerintah bertindak cepat melakukan rajia masker yang ditimbun semata mata untuk tujuan agar harga Masker menjadi naik sekitar 100 percent.

Dalam kerangka itulah kepolisian merazia pihak yang menimbun masker, yang merugikan masyarkat, alhasil sejumlah timbunan berjasil disita oleh aparat yg menemukannya dalam timbunan., Kemarin dalam berita media televisi swasta  menanyangkan masker yg disita oleh kepolisian dengan harga yg murah dan terjangkau, untuk membantu masyarakat, sedangkan masker tersebut merupakan barang bukti.

Masker sebagai barang bukti dijual ?.

Bahwa setiap tindalan kepolisian adalah terindikasi sebagai perbauatan melanggar hukum, terutama hukum Positiv (pidana), namun dalam hal menjual masker yang disita oleh kepolisian bukanlah meruapakan Pelanggaran KUHAP ?.

Berdasarkan pasal 39 ayat (1) KUHAP dan Martiman Projohamijoyo  barang bukti adalah hasil kejahatan, alat dipakai untuk kejahatan, benda yang menjadi sasaran perbuatan pidana. Bahwa kita ketahui dalam hukum pidana kita yang berkeblat Eropa Continen tal atau Civil Law, sangat berbeda dengan Comon law seperti di Inggris dan Amerika dalam Procudur Criminal Law, Evident Law dimana barang bukti sebagai bukti yg memiki nilai yang tinggi, dalam Kuhap alat bukti yang bernilai, jika kita kembalikan dalam prinsip.prinsip asas umum dalam hukum bahwa walaupun barang hukti dalam sistim pidana kita tak bernilai, akan tetapi seperti kita ketahui bahwa dugaan pelanggaran hukum pidana suatu yg tidak.mungkin, tanpa suatu barang bukti  dan dapat dilihat Pasal 44 HIR .

Untuk itu pembahasan dijualnya masker sebagai barang bukti layaknya dipayungi dengan suatu keputusan Hukum terlebih dahulu dimana Corpora Delicti itu didapat kan atau diwilayah hukum peradilan sebagai tempat atau Locus Delicti itu terjadi.   # Donny