Jakarta, 16/11/2017 (bakinonline)

Ketya Novanto, Ketua Umum Partai Golkar diduga terlibat dalam koropsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun dari nilai proyek sekitar Rp 5,9 triliun.

Setelah beberapa kali mangkir dari panggilan KPK, Setya Novanto menghilang. Keterangan dari Fredrich Yunadi, salah satu pengacaranya menyatakan bahwa “ pak Setya Novanto sedang menjalankan tugas negara, dan hingga sekarang saya belum tau Beliau sedang ada dimana “.

Pada hari Rabu malam, 16/12/2017 masyarakat dikejutkan dengan  terjadi kecelakaan mobil yang ditumpanginya menabrak tiang listrik yang mengakibatkan Setya Novanto mengalami luka serius hingga harus dirawat di RSU Permata hijau, hingga berita ini dionlinekan,  Setya Novanto belum sadarkan diri. (Redaksi Bakin)