Bakinonline.com

Lamsel, – Bakinonline.com

Serah terima jabatan dan mutasi  adalah hal biasa terjadi dilingkungan ASN salah satunya adalah untuk  penyegaran, kenyamanan serta menghilangkan kejenuhan ataupun disaat Kepala Sekolah sakit, terlalu lelah, mengalami persoalan pribadi, sehingga ingin mengundurkan diri.

Sebagaimana terjadi dengan Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 (Ka.SDN 2) Sinar Pasmah, Kecamatan Candipuro, Kab.Lampung Selatan.  ibu Rakem, S.Pd. Dirinya mengundurkan diri terkait kesehatannya sehingga dilakukan serahterima jabatan dari Rakem, S.Pd. kepada I. Made Sudi Mardike, S.Pd. berlangsung di ruang SDN 2 Sinar Pasmah, pada Senin (2/3/2020).

Dalam sambutannya Korwil V Candipuro, Sidomulyo, Sapta Ningsih, SE, MM mengatakan, hari ini kita mengikuti kegiatan sertijab Ka.SDN 2 SP yang lama dengan  Made Sudi Mardike yang baru, bisa berjalan dengan lancar serta sesuai dengan harapan kita semua, saya sebagai Korwil V hanya mengantar pak Made yang mengantikan ibu Rakem sebagai pemimpin Ka.SDN 2 SP.

 Yang mana pada tgl 28 Feb 2020, pak Made telah menerima amanah dari Kadisdik Lamsel untuk menjabat Kepala SDN 2 SP, harapan saya dengan kehadiran pak Made di sekolah ini diharapkan selangkah lebih maju dengan SD yang lain, itu akan terjadi, bisa tercapai apabila ada kerja sama antara kita dan semua warga sekolah SD 2 ini, maka  semua guru juga harus rajin menjalankan tugasnya dengan baik, ikut serta dengarkan apa Program kerja Kepala Sekolah jadi jangan di iyakan tetapi tidak dijalankan sepenuh hati.

Harapan kami kedepan semua guru harus lebih maju lagi, dan untuk ibu Rakem, kami atas nama pemerintah kabupaten Lamsel mengucapkan terimah kasih banyak, ibu sudah menjalankan tugas hingga hari ini berjalan dengan baik, semoga apa yang telah ibu berikan di sini bermanfaat bagi yang lain, dan harapan kami ibu masih tetap berbakti disini, namun kalau ibu ada ide dalam hal untuk meningkatkan sekolah mohon bantuan nya sehingga kita bersama-sama, dewan guru, warga dapat mewujudkan SDN 2 SP bisa lebih maju lagi.

Begitupun dengan pak Made mungkin ada terobosan-terobosan yang akan disampaikan dalam rapat khusus nantinya, yang saya tangkap pak Made tidak suka yang namanya  lambat-lambat ia ingin semua pekerjaan cepat namun hasilnya efektif, efisien sesuai yang di harapkan, namun semua itu bukan berarti tanpa standar waktu.

Begitupun guru saat mengajar  tentu sebelumnya sudah disiapkan materinya karna mendidik anak SD tidak mudah. Jangan usai memberi materi anak kita tinggalkan, tidak diawasi. Mari kita ber inovasi untuk kemajuan bersama, mencerdaskan anak bangsa”, pesan Sapta Ningsih.

Dalam sambutan singkatnya K3S Candipuro Misriyanto, S.Pd. mengucapkan, “Banyak terima kasih kepada Ibu Rakem selama dua tahun kumpul bersama-sama mungkin selama berkumpul banyak kata-kata, teguran- teguran dari saya selaku K3S yang tidak berkenan dihati Ibu Rakem pada kesempatan ini saya mohon di maafkan,” ujar Misri.

Dalam sambutannya komite SDN. 2 SP mengatakan,” sebagai komite yang baru mengharapkan kordinasi aktif dari Kepala Sekolah yang baru agar kegiatan dapat berjalan sesuai yang diharapkan serta kerja samanya.

Selaku Kepala Sekolah yang baru Sudi mengharapkan bimbingan, teguran dari Ketua K3S, maupun Ketua Korwil untuk membenahi apa-apa yang belum terlaksana di SD, “pada kesempatan ini saya sampaikan dihadapan teman-teman yang melatar balakangi saya sampai disini adalah amanat Undang Undang 45 yang intinya kita para pendidik diminta untuk mencerdaskan anak bangsa, olah karena hal itulah saya terpanggil untuk berkarya di SD 2 SP ini, dan inilah salah satu tanggung jawab pemerintah menempatkan saya disini untuk bersama bapak dan ibu menciptakan karakter anak-anak kita, mentransfer ilmu yang kita miliki  agar kelak mereka berguna bagi Bangsa dan Negara.

Jarak rumah saya ke sekolah ini +- 14 Km jadi jauh sekali namun, untuk memberi, mendidik anak-anak saya siap walaupun jarak tempuh yang lumayan jauh tidak menjadi halangan bagi saya, juga saya tidak akan mampu untuk memberi, mendidik anak-anak kita tanpa dukungan dari bapak ibu guru, apa artinya saya tanpa dukungan semua guru, keberhasilan kita adalah bersama-sama menghantar mereka  menempuh pendidikan yang lebih tinggi. “Hendaknya moto kita SDN. 2 SP  ini menjadi lebih baik dari masa lalu, ” Sudi Mardike berharap.       # Andy