Jpeg

Bandung, 16 Desember 2017  (bakinonline.com)

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Bara (KPID Jabar)  bekerjasama dengan Pengurus Daerah X Keluarga Besar FKPPI  menyelenggarakan kegiatan Seminar Satu Hari, yang dilaksanakan pada Sabtu 16/12/2017 mengambil tempat di Gedung Aula KPID Jawa Barat Jalan Malabar No. 62 kota Bandung, acara dimulai pukul 08.30 Wib. hingga selesai pukul 17.30 Wib.

Tema dalam acara tersebut adalah “PENDIDIKAN DASAR JURNALISTIK DAN DASAR PRESENTER TELEVISI” .

Tujuan dari diselenggarakan acara tersebut untuk memberikan tambahan dasar sebagai jurnalis dan penyiaran berita dalam penyampaian kepada masyarakat dan pihak terkait baik melalui Media Cetak, Televisi, Radio dan Online.  Sehingga diharapkan akan terbentuk wartawan generasi baru yang dapat menjalankan tugas profesional jurnalistik dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan dan undang undang yang ada.

Acara seminar dihadirin oleh perwakilan dari beberapa penyelenggara Media Pemberitaan dan wartawan  dari kota Bandung, Cimahi, Subang, Sukabumi, kabupaten Bandung dan daerah lainnya di Jawa Barat, hadir dalam acara tersebut Darjono sebagai perwakilan dari Media Electronik Bakinonline.

Materi dalam Seminar Meliputi  :              

  1. Penyampaian materi “ Pengantar Ilmu Komunikasi” , nara sumber DR. Dedeh Fadiah, M.Si. (Ketua KPID Jawa Barat).
  2. Dasar – Dasar Jurnalistik, narasumber AS. Haris Sumadiria (dari Akademisi/ wartawan Senior).
  3. Menulis Dan Mengedit Berita, narasumber DR. Mahi M. Hikmat (dari KPID Jawa Barat/ Akademisi).
  4. Diskusi Panel Etika Membuat Repotasi TV dan Dasar Menjadi Presenter TV, narasumber Farhat Mumtaz (dari Bandung TV).
  5. Praktek Membaca Berita Didepan Kamera dan Evaluasi, narasumber Hj. Ida Rosdiana (dari TVRI Jawa Barat).

Wartawan sangat diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai corong masyarakat (kontrol Sosial masyarakat) untuk mengawal penyelenggara negara agar dapat menjalankan tugas amanat rakyat dengan baik dan benar.

“Wartawan ibarat seekor anjing yang akan terus menggonggong apabila ada penyimpangan dari pemerintah sebagai penyelenggara negara dalam melaksanakan tugas pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mensejahterakan rakyat secara berkeadilan”.   (Redaksi Bakin)