Temanggung, 31 Desember 2017 (bakinonline)

SELAYANG PANDANG  “PUMAPALA INDONESIA”

Sejarah Singkat  : Putra Makukuhan Pecinta Alam “PUMAPALA” digagas oleh siswa Stembatema dan didukung oleh 8 (delapan) siswa / siswi Stembatema yang tergabung dalam Tim 9 (Sembilan) dan diikuti oleh 120 anggota dari angkatan V Stembatema, angkatan VI, VII dan VIII yang tergabung dalam Anggota Perintis Pumapala.

Kemudian pada tanggal 31 Juli 1980 Group Pecinta Alam Pumapala mengadakan acara pendakian  Gunung Sumbing, sesampainya di puncak melakukan Ikrar dan Do’a Besama serta Pengkukuhkan (Peresmian) organisasi pecinta alam dengan nama Putra Makukuhan Pecinta Alam, disingkat “ PUMAPALA ” berkedudukan di Stembatema Jl. Kadar No. 1 kabupaten Temanggung  Jawa Tengah sebagai sekretariatnya, dalam acara tersebut diikuti oleh 41 anggota.

Kenapa harus nama : Putra Makukuhan Pecinta Alam  “ PUMAPALA, ” ?   Tim Crew Bakinonline mencoba mengorek lebih dalam lagi.

Nama ini diilhami dari seorang tokoh yang diyakini ikut berperan dalam sejarah berdirinya kota Temanggung,  yaitu : Kiayi Ageng Makukuhan (almarhum), Beliau dimakamkan di Puncak Gunung Sumbing. Dengan memakai nama  “Kukuh atau Makukuhan”  diharapan agar semua anggota Pecinta Alam PUMAPALA  bisa menoladani Beliau  :

  1. Mempunyai jiwa kepemimpinan sejati
  2. Mempunyai jiwa kepedulian terhadap alam dan lingkungan
  3. Mempunyai semangat yang Kukuh, kuat, Gigih, Pantang Menyerah dalam mencapai cita-cita dan tujuannya.
  4. Mempunyai jiwa semangat kebersamaan dan persaudaraan serta gotong royong
  5. Mempunyai jiwa untuk menghormati sesama anggota dan cinta damai.

Dengan semangat dan tekad tersebut aggota perintis yang tergabung dalam pengurus pertama Pumapala membenahi administrasi Organisasi serta melakukan mendaftaran legalitas Organisasi Pumapala dengan persetujuan kepala Stembatema, kepada Badan Koordinasi Pelajar, Pemuda dan Remaja (BAKOPPAR) yang beralamat di POLRESTA Temanggung. Dan ditembuskan kepada Humas Kabupaten Temanggung, Dinas P dan K, Dinas Kesenian dan Kebudayaan, KODIM, Polsek, Camat/ Kelurahan setempat. Serta pemberitahuan kepada semua Club Pecinta Alam di kabupaten Temanggung.

KEGIATAN  :

Pernah sebagai penyelenggara panitia acara untuk umum antara lain :

  1. Lomba Lintas Alam (untuk umum)
  2. Lomba Sepeda Trib (untuk umum)
  3. Napak Tilas salah satu pejuang dari Temanggung, yaitu : Let. Jend. Bambang Sugeng (untuk umum)
  4. Dan kegiatan ketrampilan dan keorganisasian Internal Stembatema.
  5. Menghadiri beberapa undangan penyuluhan/ penataran tentang lingkungan hidup dan kepemudaan tingkat Kabupaten dan Propinsi
  6. Menghadiri undangan Penataran/ penyuluhan yang diadakan oleh Himpunan Pemuda Pecinta Alam Indonesia di Jakarta yang diwakili oleh Ngudiharno, Ketua Pumapala ke 2 dan medapatkan Surat Piagam Penghargaan (SPP) sebagai perserta mewakili Pumapala.
  7. Dan lain-lain.

Untuk mempertahankan eksistensi Organisasi, maka dilakukan penggantian kepemimpinan dan kepengurusan Pumapala yang dilakukan 1 (satu) tahun sekali secara estafet.

Dalam perjalanannya Pumapala Stembatema tetap menjalankan roda organisasi dengan tata cara dan mekanisme yang ada.

Alumni Stembatema (anggota Pumapala Senior) lintas angkatan dan jurusan, mempunyai inisiatif untuk mengadakan MUNAS PUMAPALA, sebagai ajang menyambung tali silaturahmi khususnya antar anggota Pumapala Senior dan Alumni Stembatema pada umumnya, sekaligus untuk membawa Pumapala ke Tingkat Nasional.

Pada acara puncaknya tanggal 31 Desember 2017  MUNAS PUMAPALA digelar dan menghasilkan Nota Kesepakatan, antara lain :

  1. Mengadakan amandemen/ rivisi AD dan ART (31-07-1980) untuk disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhannya
  2. Menambahkan nama Putra Makukuhan Pecinta Alam PUMAPALA menjadi Putra Makukuhan Pecinta Alam Indonesia “PUMAPALA INDONESIA”
  3. Menetapkan Organisasi PUMAPALA Stembatema, dengan nama PUMAPALA INDONESIA MUDA dengan logo yang sama yang akan ditetapkan kemudian.
  4. Memilih dan menetapkan Puji Waluyo sebagai ketua dan Anton Subagio sebagai wakilnya, di Dewan Pengurus Pusat (DPP) yang selanjutnya untuk memilih dan mengangkat  memilih sekretaris dan bendahara serta membentuk Bidang – Bidang sebagai kelengkapan Organisasi secara stuktural  dan akan segera membentuk DPD dan DPC di Indonesia.
  5. Mengangkat Tri Setyobudi, Kepala Stembatema sebagai Dewan Penasehat PUMAPALA INDONESIA.

Hadir dalam acara MUNAS PUMAPALA,  Sri Handoko (Ketua umum IKA Stembatema), Sudarjono (Penggagas dan Ketua Pumapala Pertama), Ngudiharno (Ketua Pumapala Ke 2), Supriyadi (Pembina Pumapala) yang selalu berjuang untuk kemajuan Pumapala, Beliau menyampaikan tekadnya  “ Jiwaku Untukmu, Pumapala.“ demikian ucapnya.

Dari semua perwakilan yang hadir memberikan sport dan dukungan atas niat baik untuk kemajuan Pumapala Indonesia.  hadir pula Pengurus Pumapala Indonesia Muda Stembatema dan anggota ikut berkiprah bersama dengan panitia dan bergotong royong, sehingga acara MUNAS PUMAPALA  31/12/2017, dapat berjalan dengan tertib dan lancer.

HARAPAN  :

Dalam kesempatan tersebut Darjono sebagai penggagas Pumapala menyampaikan pesan “agar MUNAS PUMAPALA ini dijadikan sebagai tonggak sejarah (Fondasi yang kokoh) untuk mempersatukan anggota Senior Pumapala khususnya dan Ikatan Alumni Stembatema pada umumnya, agar dapat memberikan sumbangsih/ kontribusi/ Pemikiran untuk kemajuan Organisasi Pecinta Alam PUMAPALA INDONESIA dan PUMAPALA INDONESIA MUDA serta Almamater Stembatema.” kita jaga Pumapala Indonesia supaya tetap Indipendet,  Darjono menambahkan dalam pesannya.    (Redaksi Bakin)