Jakarta – Bakinonline.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memerintahkan kepada PT. Pertamina (Persero) untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi atau Pertamax CS paling lambat bulan Januari 2019 mendatang. Jika Pertamina tidak melakukan hal tersebut maka Kementerian ESDM akan menjatuhkan sanksi.

‎Direktur Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, Pertamina sudah berkomitmen untuk menurunkan harga BBM non subsidi mengikuti penurunan harga minyak dunia yang terjadi belakangan ini. Pertamina berjanji untuk menurunkan Pertamax CS paling lambat Januari 2019.

“Janjinya gitu. Ya janjinya Januari lah‎,” kata Djoko, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, (11/12/2018) yang lalu.

Kata Djoko, ‎alasan Pertamina tidak langsung menurunkan harga BBM non subsidi saat ini karena perusahaan tersebut harus menghabiskan stok yang dibeli sebelum harga minyak mengalami penurunan.” Kan stok minyaknya banyak gitu loh,” ia menjelaskan.

Jika Pertamina tidak menurunkan harga BBM non subsidi sampai Januari 2019, Kementerian ESDM akan memanggil perusahaan energi plat merah tersebut, kemudian jika tidak ada perubahan maka kementerian ESDM siap menjatuhkan sanksi kepada Pertamina.

Jokowi memang diuntungkan di awal pemerintahannya. Ia tak banyak disulitkan dengan masalah harga BBM. Berbeda dengan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang beberapa kali ‘ribut’ soal harga BBM akibat harga minyak dunia melambung hingga pernah mencapai di atas US$100 per barel.    “Selamat Berulang Tahun Yang Ke 61 PT. Pertamina.“      #  Darj – Bakin