Bakinonline.com

Surabaya – Bakinonline.com

Satgas Anti Narkoba Polda Jatim berhasil mengamankan 50 kg sabu dan 99 butir pil inex dari penyelundupan. Puluhan kg sabu tersebut berasal dari Malaysia.

Puluhan kg barang terlarang itu diamankan dari lima tersangka. Terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan. Mereka berinisial SH,JH, N, S dan NAH.

Pengungkapan kasus narkoba itu dilakukan gabungan dari satuan Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polres Sampang, Polda Jatim dan gabungan BNN, Bea Cukai serta TNI. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, pengungkapan peredaran narkoba sindikat Sokobanah, Sampang, Madura itu diawali pihak Bea Cukai yang beberapa kali menangkap pengedar narkoba melalui jalur laut dan udara.

“Dari situ kami kembangkan dari Satgas Anti Narkoba. Ternyata ini sangat berkaitan dalam pengungkapan. Untuk itu kami bekerjasama dengan Bea cukai, Polri, TNI untuk mengungkap,” kata kapolda Jatim kepada wartawan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (31/7/2019).

Menurutnya, sejak Februari hingga Juli 2019 ada lima kali transaksi sabu. Dengan tatal mencapai 50 kg.

“Sejak bulan Februari hingga sekarang sudah hampir 50 kg,” terangnya.

Dari Malaysia barang terlarang itu biasa dikirim dengan dikemas dalam sebuah tong plastik bekas cat berukuran 28 kg. Barang-barang tersebut dikirim oleh TKI yang berada di Malaysia.

“Penyelidikan kasus narkoba ini membutuhkan waktu cukup panjang. Sebab jaringan narkoba internasional ini mengirim barang secara terus-menerus sampai lima kali,” jelas Luki.

Lebih lanjut, puluhan kg sabu tersebut bernilai Rp 74 miliar. “Setelah melakukan pengembangan, Satgas Anti Narkoba mengamankan barang di Soka Banah, Sampang dengan mengunakan helikopter dengan di-back up jajaran TNI,” terang Luki.

# As- Bkn Sby