bakinonline

Bandung, 07 Juni 2017

Aksi kejahatan begal menimpa pasutri, M. Alfaris (30) dan Rena Hendayanti (27) di Jalan Ir. H Juanda (Dago), Kota Bandung, Jabar, Selasa (20/6) lalu, sekitar pukul 05.30 WIB. M.Alfaris mengembuskan napas terakhir pada Kamis (22/6) setelah sempat menjalani penanganan medis di RS Borromeus Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menuturkan kejadian pencurian disertai kekerasan ini bermula saat Alfaris membonceng istrinya menggunakan sepeda motor melintas kawasan Dago. Ditengah perjalan korban dipepet  begal berjumlah dua orang mengendarai satu motor. “Setelah dipepet, korban ditendang dan pelaku mengambil tas korban. Korban jatuh dan tubuhnya membentur tiang reklame,” katanya di Mapolrestabes Bandung, Jumat (7/7).

Setelah usai merampas tas korban Pelaku pun langsung tancap gas. Kedua korban yang terluka diboyong ke Rumah Sakit Boromeus.  Kombes Pol Hendro Pandowo bersama tim Satreskrim Polrestabes Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari keterangan saksi guna mengidentifikasi pelaku.

Setelah menyelidiki kasus tersebut, polisi meringkus lima pelaku tersebut yang salah satunya seorang perempuan. Polisi menembak kaki salah satu begal (M.Zamil) lantaran berupaya melawan saat proses penangkapan.

“Seluruhnya sudah diamankan dan ditahan,” kata Hendro.

Dalam pengungkapan itu, kepolisian mengamankan tersangka inisial MZ alias Mil (23) yang bertindak sebagai eksekutor, dan tiga komplotan lainnya yakni ES (28), CL (27) serta satu perempuan SM (27). “Sedangkan kita masih memburu satu lagi DPO, inisial AG alias Tres. Sedangkan eksekutor (Mil) kita tembak di bagian kaki kanannya,” ujarnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Adapun ancaman hukumannya 20 tahun penjara. (Redaksi TRC_Bakin online)