Nusa Tenggara Barat, 13 Maret 2919 – Bakininline.com

Sandiaga tiba di Bandar Udara Sultan M Salahuddin sekitar pukul 10.05 Wita. Ia disambut histeris oleh ribuan warga yang telah mencegatnya di pintu keluar bandara. Di sana, Sandi menjadi buruan emak-emak.

Mereka saling dorong dan berebutan untuk bersalaman serta berfoto dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. Kehadiran Sandiaga Uno berhasil memikat hati para pendukungnya dari kalangan perempuan. Tak jarang, emak-emak meneriakkan kata-kata ganteng kepada sang idolanya.

Mereka rupanya terpikat dengan paras tampan Sandiaga (salah satu pengusaha terkaya di Indonesia). Sandi yang datang dengan mengenakan baju kaos biru langsung dikerumuni pendukungnya. “Masya Allah, ganteng banget. Sejak saya lahir, baru kali ini saya lihat ada cawapres yang ganteng. Tangannya juga lembut,” tutur Sri Hartati, salah seorang emak-emak  setelah sempat bersalaman dengan Sandiaga di bandara.

Warga sejak pagi sudah berkumpul memadati halaman bandara hingga membeludak di ruas jalan protokol. Setiba di bandara, Sandiaga disambut oleh warga yang menunggunya. Yel-yel dukungan dan teriakan takbir menggema saat Sandiaga keluar dari pintu bandara sebelum menuju kendaraannya. Dari atas mobil, Sandi bersalaman dengan para pendukungnya, untuk menuju lokasi titik kampanye, yakni lapangan Serasuba, Kota Bima.

Sepanjang perjalanan menuju Kota Bima, Sandi disambut pendukung di sepanjang jalan yang dilalui. Sandi pun memperlihatkan dirinya dari atas sunroof mobil. Namun di tengah jalan, tiba-tiba seorang pria nekat menerobos kerumunan kendaraan yang melintas dan mendekati mobil yang berjalan lambat. Tampak dia menyerahkan donasi berupa dompet berwarna biru dengan isi uang. “Ini Pak, sumbangan dari istri saya. Ine Purwanti, Pak,” ucap Miftah sambil berlari-lari kecil.

Sandiga,  “Terima kasih, sampaikan salam saya buat istri. Ini dompet ke-17 yang saya terima,” ucap Sandi.

Kerumunan kian bertambah saat Sandi berada di Kota Bima untuk menunaikan salat zuhur di Masjid Sultan Muhammad Salahuddin. Sandi pun harus berjibaku dengan warga yang menunggu untuk sekadar bersalaman dan selfie Sandi selanjutnya menuju ke Lapangan Serasuba. Di hadapan jubelan massa, Sandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Pulau Sumbawa dan NTB yang begitu setia menungggu kehadirannya.

“Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat yang ada di Pulau Sumbawa khususnya masyarakat Bima yang begitu setia menunggu kehadiran kami dari pagi hingga siang hari untuk menyapa langsung,” sapanya di hadapan ribuan massa yang hadir.

Tak hanya itu, Sandi juga merasa terharu melihat antusias masyarakat Bima yang menyambut kedatangannya.

“Tak hanya sambutan yang sangat luar biasa, saya pun mendapat sumbangan dari Bu Eni yang dititipkan pada suaminya. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk masyarakat Bima,”  Sandiaga menyampaikan.

Sandi berjanji akan memperjuangkan harapan masyarakat, terutama di sektor ekonomi. Ia juga berjanji, jika Prabowo- Sandi menang, petani garam khususnya di Bima akan mendapatkan keberpihakan dari pemerintah.

“Insya Allah kami akan memberikan perhatian serius terhadap petani garam yang merasa sulit untuk memasarkan produknya. Padahal kita lihat banyak sekali garam yang diimpor ini yang menjadi salah satu yang bisa kami hadirkan,” katanya.

“Kami, Prabowo-Sandi akan terus amanah dalam memperjuangkan harapan masyarakat, yakni ekonomi yang lebih baik, harga-harga yang lebih stabil dan terjangkau serta lapangan kerja yang terbuka luas yang diutamakan untuk rakyat Indonesia, bukan tenaga kerja asing,” Sandiaga menambahkan.  # Santi. Bkn- NTB.