Jakarta – Bakinonline.com

Seluruh pemerintah daerah (pemda) yang ada di Provinsi Papua menghentikan sementara proses penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) hingga pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 selesai.

“Sementara kami off dulu karena setelah saya telepon (Menpan-RB), itu disetujui juga diterima, jadi kami diminta segera menyurat,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua, Nicolaus Wenda,  Jumat (15/3/2019

kata Nicolaus, Penundaan dilakukan berdasarkan kesepakatan seluruh pemda di Papua pada Rapat Kordinasi Penerimaan CPNS Formasi 2018 di Kantor BKD Papua pada 8 Maret 2019 yang lalu.

Alasan yang dikemukakan adalah untuk menjaga stabilisasi keamanan jelang Pilpres 2019 karena bila seleksi penerimaan CPNS tetap dilaksanakan, dikhawatirkan ada pihak-pihak yang tidak lulus bisa menimbulkan gejolak.  Nicolaus yang tengah berada di Jakarta mengaku telah mengirimkan surat usulan penundaan tersebut ke Kemenpan-RB pada Jumat siang dan kini ia tengah menunggu jawaban dari kementerian tersebut.

Alasan lain sehingga usulan tersebut diambil. karena seluruh kabupaten/kota belum memasukan data-data ke dalam Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) sehingga perlu waktu untuk menyelesaikan proses tersebut. Untuk penerimaan CPNS di Provinsi Papua dan Papua Barat, Kemenpan-RB melalui Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Syafruddin No. B/234/M.SM.01.00/2019 perihal Kebijakan Pelaksanaan Pengadaan Formasi CPNS Tahun 2018 telah menyetujui usulan kuota 80 persen untuk orang asli papua (OAP) dan 20 persen formasi umum.

Sedangkan persyarat dan penilaian mengikuti standar nasional. Sedangkan permintaan Gubernur Papua Lukas Enembe agar prose penerimaan CPNS di Papua menggunakan sistem manual ditolak oleh  Kemenpan-RB dan mewajibkan untuk menggunakan sistem “Computerized Assisted Test” (CAT).    # Red. Bakin