Jakarta, 27 Januari 2018  (bakinonline.com)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo tidak mau ambil pusing dengan pro kontra terkait usulan perwira tinggi (pati) Polri yang ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (PJS) Gubernur pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 mendatang.
Menurut Tjahjo, usulan penunjukan dua pati Polri sebagai PJS Gubernur di Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Utara (Sumut) tidak melanggar aturan, bahkan sudah sesuai aturan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2018 tentang Cuti Di Luar Tanggungan Negara.
“Sudah didukung aturan, sudah sesuai aturan tapi tidak melanggar, orang beranggapan, berasumsi, orang mau curiga, ya itu hak masing- masing orang,” ungkapnya saat ditemui di Acara Perayaan HUT ke- 45 PDI Perjuangan di Tugu Proklamasi Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu,, 27/1/18.
Tjahjo mengatakan, hingga saat ini, penunjukkan tersebut masih sebatas usulan. Menurut Tjahjo, “ Keputusan kan di bawah tangan Bapak Presiden lewat Pak Mensesneg (Pratikno),” ujarnya.
Kalaupun nanti disetujui Jokowi, Tjahjo pun mengaku siap bertanggungjawab dengan penunjukkan kedua pati Polri tersebut mengingat di Jabar, Mantan Kapolda Jabar Irjen (Purn) Anton Charliyan maju sebagai Cawagub berpasangan dengan TB Hasanuddin yang notabenenya kader PDI Perjuangan sama seperti Tjahjo Kumolo.
“Aduh saya enggak lihat itu (Anton maju) kok. Saya hanya lihat daerah supaya aman dan tata kelola pemerintahan jalan dengan baik. Nanti disetujui atau enggak, ya itu saya siap tanggung jawab,” katanya.
Seperti diketahui, dua pati Polri diusulkan menjadi PJS Gubernur di Jabar dan Sumut. Usulan tersebut muncul dari Mendagri Tjahjo Kumolo.
Dua jenderal polisi itu adalah Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen M. Iriawan yang diwacanakan menjadi Pjs Gubernur Jabar dan Kadiv Propam Polri Irjen Martuani Sormin sebagai Pjs Gubernur Sumut.
Sekadar informasi, di Sumut sendiri, kader PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat pun maju mencalonkan diri menjadi Calon Gubernur berpasangan dengan Sihar Sitorus. (Redaksi Bakin)