pariwisata.....
bakinonline.com

Majalengka-bakinonline.com

“ Sungguh untuk bisa menikmati alam sesungguhnya kita tidak perlu pergi jauh – jauh ke luar negeri, karena dengan memutari alam di sekitar kita saja akan dengan mudah ditemukan berbagai keindahan alam yang luar biasa. Contohnya saat Tim Prawita GENPPARI melaksanakan program kunjungan ke kabupaten Majalengka, tampak sekali berbagai potensi wisata yang sangat beragam. Baik yang berbasis keindahan alam, keragaman budaya, maupun kreativitas dan inovasi warga yang senantiasa bekerja dengan ikhlas. Tanpa berharap pujian maupun penghargaan, mereka tetap tekun membangun dan memelihara desa dengan baik. Ini contoh ketauladanan dari masyarakat desa yang senantiasa menjaga keseimbangan dan kelestarian alam. Terlebih di Majalengka ada satu kawasan wisata yang berhiaskan batu – batu besar tercecer di sana sini menjadi salah satu daya tariknya. Di samping air terjun, goa batu, dan lainnya. Tempat ini bernama Istana Batu Korsih “, ujar Ketua Umum Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Majalengka, Minggu (4/10/2020).

Selanjutnya Dede juga menambahkan bahwa kawasan wisata di sini memiliki area parkir yang cukup luas, sehingga wisatawan yang datang dengan kendaraan sendiri tidak akan mengalami kesulitan untuk memarkirkan kendaraannya. Lalu berjalan menuruni tebing sekitar 100 meter saja, kita akan sampai di tujuan. Seperti biasanya, Tim bisa menikmati berbagai keindahan panorama alam yang sangat luar biasa.

Meskipun kawasan wisata ini hanya dikelola oleh beberapa orang warga saja, sentuhan seni dan kebersihannya tampak terjaga dengan apik camperenik. Beberapa pengunjung pada saat ini, tampak bisa menikmati wisata dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan. Saat mandi di air terjun, pengunjung juga bisa terus menelusuri lorong goa batu yang cukup menantang dan menguji adrenalin.

Di sebelah sungai ini sebenarnya ada sungai lagi yang hanya berjarak sekitar 100 meteran juga. Namun kondisi sungai sebelumnya belum dikelola sehingga tampak belum tertata. Tetapi untuk pengembangan selanjutnya, dua kawasan ini bisa disatukan sehingga area wisata bisa lebih luas dan semakin menarik. Inilah pokok – pokok fikiran yang disampaikan oleh Tim Prawita GENPPARI kepada segenap jajaran pengelola yang ada disana.

Pada kesempatan tersebut, para pengelola pun menyampaikan ucapan terima aksih atas segala masukan dan sumbang saran dalam pengelolaan dan pengembangan objek wisata. Para pengelola menerima dengan tangan terbuka segala masukan tersebut, dan akan terus berusaha untuk mengembangkannya sesuai arahan meskipun tentu akan dilakukan secara bertahap karena berbagai keterbatasan yang dimiliki. Termasuk masalah kebutuhan modal investasi untuk pengembangan dan kelengkapan berbagai fasilitas yang diperlukan.    (utin/bkn/mjlk)