NASIONAL (BAKINONLINE) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon mengatakan, pimpinan DPR akan melakukan rapat di Badan Musyawarah (Bamus) dengan para pimpinan fraksi.

Rapat itu akan membahas menurunnya tingkat kehadiran anggota DPR pada rapat paripurna.

“Kami bicarakan di Bamus hari ini. Kami minta pimpinan fraksi aturan flow kehadiran,” kata Fadli di sela acara International Business Integrity Conference (IBIC) 2016, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Menurut Fadli, berkurangnya tingkat kehadiran anggota DPR bukan karena malas.

Penyebabnya karena padatnya jadwal para anggota DPR. Kegiatan yang mereka jalani tak terintegrasi antara satu dan yang lainnya.

“Banyak rapat paripurna bertabrakan dengan pansus (panitia khusus) dan rapat komisi,” ujar Fadli.

Ia mengimbau anggota DPR untuk memprioritaskan kehadiran dalam rapat paripurna dibandingkan dengan rapat pansus dan kunjungan kerja.

Berdasarkan pantauan WikiDPR terhadap daftar hadir anggota DPR pada setiap rapat paripurna selama masa sidang pertama tahun 2016-2017, tepatnya antara 16 Agustus dan 28 Oktober 2016, rata-rata kehadiran anggota DPR hanya 41,79 persen.

Artinya, hanya 234 anggota dari total 560 anggota DPR yang hadir pada setiap rapat.

Rinciannya, Partai Hanura (kehadiran rata-rata 50 persen), PDI-P(45,87 persen), Partai Golkar (43,96 persen), Partai Gerindra(43,84 persen), dan Partai Demokrat (40,98 persen). Kemudian, PKS (40 persen), PAN (39,58 persen), PKB (36,17 persen), Partai Nasdem (36,11 persen), serta PPP (35,9 persen).

Angka kehadiran rata-rata pada masa sidang pertama 2016-2017 menurun dari beberapa masa sidang berikutnya.

Misalnya, pada masa sidang ketiga periode 2015-2016 (11 Januari hingga 18 Maret 2016) sejumlah 53 persen, masa sidang keempat periode 2015-2016 (6 April hingga 29 April 2016) sejumlah 55 persen, serta masa sidang kelima (17 Mei hingga 28 Juli 2016) sejumlah 45 persen.

Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2016/11/17/15172231/pimpinan.dpr.segera.rapat.dengan.fraksi.soal.kehadiran.dalam.rapat.paripurna