Bakinonline.com

Kab. Bandung-Bakinonline.com

Sejumlah perwakilan dari 31 kecamatan di kabupaten Bandung, mengikuti Forum Perangkat Daerah 2020 (Musrenbang) tingkat dinas dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia menuju daya saing Global, yang diselenggarakan Disperkimtan. Rabu (19/2/2020) di gedung KORPRI komplek Pemda Kabupaten Bandung. Soreang Jawa Barat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Ir. Erwin Rinaldi. ,dalam sambutannya, kegiatan ini merupakan implementasi dari visi pembangunan pemerintah daerah kabupaten Bandung yaitu pemantapan kabupaten yang maju mandiri berdaya saing dengan prioritas pembangunan Sumber Daya Manusia melalui pembangunan pedesaan yang berwawasan lingkungan.

Dan didalam pelaksanaannya mengacu pada skala prioritas pembangunan masyarakat miskin. Didalam hal ini program – program dari Disperkimtan sendiri mengacu lebih kearah peningkatan infrastruktur lingkungan yaitu, Rutilahu, SPAM, Ipal Komunal, Jalan Setapak, Drainase/SPAL, TPT, Ruang Terbuka Hijau. ungkap Erwin.

Dijelaskan Erwin, pagu anggaran yang disediakan oleh Disperkimtan melalui APBD untuk tahun 2021 ini sebesar Rp. 20, 8 milyar, sedangkan pengajuan dari sebesar Rp. 21 milyar, tentunya hal ini harus dikoordinasikan dengan subtansi lebih mengutamakan pengajuan yang lebih menjadi skal prioritas sesuai kriteria yang ditetapkan.

Pada prinsipnya kegiatan ini adalah untuk mempertajam usulan usulan skala prioritas juga menyangkut kriteria dari dinas sendiri yang akan dikoordinasikan dengan bidang- bidang, pungkas Erwin.

  1. Dadan Konjala. SH. dari Komisi C yang hadir saat kegiatan mengatakan, Sebagai mitra kerja dari Disperkimtan kami dari komisi mengharapkan agar usulan yang masuk melalui Musrenbang ditingkat pedesaan dan kecamatan jangan sampai terjadi adanya tambahan usulan baru, sehingga dalam pelaksanaan Musrenbang tidak terjadi permasalahan yang dapat menghambat pelaksanaan kegiatan, intinya usulan tersebut harus benar- benar optimal sesuai prioritas dan kriteria yang ada.

Kami dari dewan melalui E. Pokir ( Pola Pikir) pada prinsipnya dididalam mengajukan usulan dan aspirasi dari konstituen pada saat reses harus melalui prosedur pengajuan kepada dinas, terkait skala prioritas dan anggaran yang tersedia,  ungkap Dadan.

# Sulaeman