Bakinonline.com

Belakangan ini, beberapa SPBU secara serempak menaikkan harga BBM. Penyebabnya tak lain karena pergerakan harga minyak mentah dunia dan kurs dolar AS yang menguat terhadap rupiah, karena sebagian kebutuhan minyak dan BBM di Indonesia masih impor dari luar.

“Yang jelas untuk BBM itu, 90 persennya ditentukan oleh komponen bahan baku dan juga kurs dolar Amerika,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito kepada awak media.

Dari Pantauan Crew Bakinonline Jakarta, Pertamina telah menetapkan harga baru BBM non-penugasan pada 24 Februari 2018 yang lalu. Harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertalite. Pertamina Dex di SPBU Pertamina mengalami kenaikan antara Rp100-300 per liter. Kenaikan terbaru harga BBM di SPBU Pertamina terjadi pada Sabtu, (24/3/18) harga Pertalite (Jakarta) naik menjadi Rp 7.800 per liter dari Rp 7.600 per liter.

“Kebijakan menaikkan harga dan menetapkan waktu kenaikan harga BBM, oleh pihak pengelola SPBU punya cara dan trategi masing-masing. Namun, dari besaran kenaikan dan seberapa sering harga BBM di sebuah SPBU naik, setidaknya dapat memberikan gambaran efisiensi dari bisnis jaringan SPBU di Indonesia.”  (Redaksi Bakin)