Pemerintah Kec. Buke, Gelar Rakor Tingkat Desa Bertempat di Balai Desa Buke
bakinonline.com

ANDOOLO – bakinonline.com

Pemerintah Camat Buke  Muh Sawal Bolo, didampingi, Anggota DPRD (Konsel) Dapil III Mangidi, Sertu Wajib Suriono, mewakili Danramil 14 17-05 Tinanggea, dan juga wapolsek Andoolo, Kapospol Buke IPTU Aris Sudianto, serta Binmas. Dalam rangka menjalankan roda pemerintahan desa tingkat kecamatan, setiap pemerintah secara rutinitas selalu mengadakan musyawarah atau yang di kenal sebagai Rakor (Rapat Kordinasi) di setiap tingkat kecamatan atau desa, dengan tujuan untuk mengepaluasi setiap kegiatan, baik dari kegiatan pembangunan maupun kegiatan lain yang bersifat pekerjaan program pembangunan desa.

Dsalah satu dalam agenda rapat tersebut yaitu penetapan untuk memperingati HUT Kemerdekaan Repepublik Indonesia pada 17 Agustus nanti, rencana akan  diselenggara di kecamatan Buke,  kabupaten Konawe Selatan. Sedangkan agenda lainya yaitu tentang program PKH, yang sebagian besar pemerintah desa pertanyakan sasaran dan tujuan PKH tersebut sebab ada kepala desa yang sempat menganggap program tersebut tidak efisien dan tidak repat sasaran.  diantaranya kepala desa Raha Menda, kec. Buke, Eriawan Mangidi, SE.

Ia meyampaikan, “Sebenarnya di desa kami masi banyak terdapat keluarga miskin dan di anggap layak untuk dapatkan program PKH. Namun pada faktanya tidak sesuai dengan apa yang di harapkan, maka ada kesan program tersebut di anggap tidak tetat sasaran. maka tidak usalah ada bantuan di desa.” Uacapnya dalam ruang rapat. Rabu (23/07/2019).

Menanggapi hal tersebut rapat tersebutsalah satu petugas/ pendamping program PKH yang hadir dalam ruang rapat, memberikan jawaban.

“kami dari pendamping cuman mengikuti data yang ada sesuai dari dinas sosial,kami juga tidak mau keluar dari aturan. ujarnya.

Camat Buke, Muh Sawal Bolo, S.Si.  menengahi polemik yang terjadi di wilayanya. Ia simpulkan, “ jika setiap masalah ini masing saling pertahankan ego maka tidak akan ada titik temunya. maka marilah kita temukan dan dibincangkan dengan baik di dalam rapat kordinasi ini. agar setiap permasalhan di desa terselesaikan dengan baik.” Uangkapnya.

Ini rapat koordinasi di agendakan untuk mengevaluasi kinerja kepala desa  dan untuk mengetauhi kendala kendala di lapangan. Ini bukan masalah raskin tapi masalah kartu,

Disini diharapkan ada komunikasi antara kepala desa dengan pendamping PKH, kebanyakan mereka tidak mengetahui  siapa nama nama penerimahnya. karena munculnya peraturan sehnigga tidak ada titik temunya antara pendamping PKH dengan kepala desa. Namun dalam hal penyaluran  tidak ada masalah dan aman.” Ungkap  Muh Sawal Bolo.

Harapan saya, “aemoga kendala kendala baik dari Dinas sosial maupun para kepala desa insya Allah bisa terelesaikan dan bisa dapatkan solusinya.” Ia mengharapkan

*Edison- Bkn Sultra