Bakinonline.com

Bandung 30 mei 2017

 

Pasar Sarijadi yang dulu dianggap pasar kumuh dan kotor, kini berubah menjadi seperti Mall megah sejak dibuka pada Selasa, 23 Mei 2017 dan menjadi daya tarik pengunjung serta pegadang.

 

Memang pasar ini sempat terhenti pembangunannya dari awal pertama peletakan batu sekitar awal tahun 2015 namun kini telah rampung dan bisa dikunjungi oleh semua kalangan.

 

Pasar Sarijadi, adalah pasar kedua yang termasuk ramah difabel setelah Pasar Cihapit dengan mengusung konsep one stop service. Pasar ini menyediakan hampir seluruh fasilitas yang ada di swalayan. Di pasar ini terdapat penitipan anak, ruang laktasi untuk ibu menyusui, ATM center, co working space, tukang cukur dan bengkel motor dll.

 

Pasar berlantai empat ini mengusung konsep modern. Lantai 1dihuni kios khusus untuk pedagang sembako, lantai 2 diisi khusus penjual pakaian, lantai 3 tiga diisi khusus kuliner lokal dan Lantai 4 khusus foodcourt.

 

Dilihat dari sisi bangunan, tampak terbuka sehingga tak diperlukan AC ataupun kipas angin. Selain itu, terdapat area bersantai yang bisa digunakan pembeli dan pedagang di tengah pasar.

 

Di dalam pasar juga terdapat beberapa fasilitas penunjang yang jarang dimiliki pasar tradisional lainnya, mulai dari akses WiFi hingga taman bermain untuk anak-anak.

 

Sebagian besar furnitur seperti meja dan kursi, dipilih kayu jati Belanda. Furnitur tersebut dinilai tahan lama dan kualitasnya bagus. Sementara untuk lapak bahan makanan basah, digunakan porĀ­selen.

 

Untuk keamanan, pihak operator memberikan layanan keamanan 24 jam dan melengkapi ruangan dengan CCTV. Adapun karyawan pasar diwajibkan ramah kepada pengunjung.

 

Pasar Surijadi bisa menjadi contoh untuk pasar-pasar yang akan dibangun daerah-daerah di Kota Bandung, atau mungkin bisa menjadi acuan bagi pasar-pasar di seluruh Indonesia. Image pasar yang bau dan kotor akan hilang setelah kamu berkunjung ke Pasar Sarijadi ini.(REDAKSI BAKIN TRC)