Tuban – Bakinonline.com

Tiga truk menjadi korban atas ambruknya Jembatan Widang di Tuban, Jawa Timur. Petugas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dikerahkan untuk memotong tiga bangkai kendaraan truk yang terjerembab masuk di dasar Sungai Bengawan Solo, pada musibah yang terjadi Selasa (17/4/2018).

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengungkapkan hasil investigasi ambruknya Jembatan Cincin Lama, disebabkan kelebihan beban kendaraan yang melintas.

Basuki mentargetkan, “Karena mendekati mudik, hari ini kita kirim kerangka baja untuk mengganti jembatan. Mudah-mudahan 45 hari sebelum mudik Lebaran sudah bisa dilewati,”  ujarnya.  

Kendati demikian, Basuki berharap pondasi jembatan Cincin Lama tidak ikut rusak. Jika rusak, maka proses perbaikan akan lebih lama, Ia menambahkan.

Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ambruknya Jembatan Cincin Lama. Polisi hingga kini belum bisa menyimpulkan penyebab ambruknya jembatan secara rinci.

Ashari, Crew Bakinonline Jatim melaporkan, Dampak ambruknya Jembatan Cincin Lama berimbas pada penumpang kendaraan bus jurusan Tuban dan Semarang. Calon penumpang terlantar sampai berjam-jam di terminal Bunder Gresik, Jawa Timur.

Kondisi ini terjadi karena bus yang biasa mereka tumpangi tidak singgah ke terminal dan memilih mengalihkan rute melintasi jalur Pantura untuk menghindari kemacetan yang panjang. (Redaksi Bakin)