PENDIDIKAN (BAKINONLINE) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan, sejarah bukan sekadar ilmu semata. Oleh sebab itu, sejarah harus didekatkan kepada masyarakat.

“Sejarah juga memperkuat titik tolak pembentukan karakter bangsa di masa mendatang. Itulah tujuan dari Konferensi Nasional Sejarah yang digelar lima tahun sekali, dan diikuti dosen, guru, dan komunitas sejarah dari berbagai kalangan,” tuturnya melalui siaran pers yang diterima, Selasa (8/11/2016).

Mengambil tema bahari, Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menyebut, Indonesia memiliki kejayaan di laut. Sehingga, ia berharap agar masyarakat memahami visi kelautan.

“Bukti kejayan kita di laut, tentu harus diulang dan melalui peran pendidikan baik formal maupun nonformal,” ucapnya.

Muhadjir mengungkapkan, pemahaman sejarah relevan dengan paradigma pendidikan berkarakter, dari pendidkan dasar dan menengah. Menurutnya, pendidikan sejarah sendiri tak hanya padat ceramah, tetapi juga padat kegiatan.

“Pendidikan kita akan membangkitkan daya kritis dan daya kreativitas anak. Berani ambil risiko dengan bermain peran. Sehingga anak-anak bisa menghayati dan memahami sejarah,” pungkasnya.

Sumber : http://news.okezone.com/read/2016/11/08/65/1535779/mendikbud-pendidikan-sejarah-jangan-sebatas-ceramah