bansos
bakinonline.com

Malang- bakinonline.com

GSNI Kota Malang, GMNI Malang Raya, dan  Pemuda Demokrat Kota dan Kabupaten Malang yang tergabung dalam “Marhaenis Indonesia” melaksanakan kegiatan “Pembagian THR Kepada Kaum Marhaen Malang Raya” pada hari Jumat, 22 Mei 2020 s/d Sabtu, 23 Mei 2020.

Andhi Widiono selaku koordinator “Marhaenis Indonesia” mengungkapkan “Dalam kegiatan pembagian sembako hari ini, semoga bisa membantu kaum marhaen walaupun tidak banyak. Selama masa covid ini Malang Raya memberlakukan PSBB yang sangat berdampak kepada ekonomi masyarakat. Yang menurut kami PSBB tidak perlu dilakukan, menurut beberapa referensi yg kami dapatkan cukup melakukan physical distancing, sudah dapat memutus mata rantai penyebaran covid. Tidak perlu sampai melakukan psbb yang merusak tatanan ekonomi masyarakat.”

Perwakilan dari DPC GMNI Malang Raya, Bagas Prakoso Wilis menyatakan “Selamat hari raya idul fitri bagi masyarakat, sekiranya paket thr ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang hari ini menderita karena pandemi ini. Kami berharap pemerintah tidak hanya mengeluarkan regulasi terkait PSBB, namun juga harus memikirkan dampak jangka panjang yang merusak perekonomian masyarakat. Oleh karena itu kami disini hadir untuk sedikit meringankan beban yang harus ditanggung rakyat karena PSBB.”

Dari Pemuda Demokrat Indonesia yang di sini diwakili oleh Dewi Lukitasari menyampaikan bahwa, “Kaum marhaen agar selalu optimis dan bijaksana dalam menanggapi segala bantuan yang diberikan pemerintah yang tidak tepat sasaran, masyarakat marhaen diharapkan bisa tetap menjalankan roda ekonomi di dalam pandemi covid-19 ini dengan tetap menjalankan physical distance,” Dewi dalam pesannya.

Kolaborasi kegiatan gabungan antara ketiga organ tersebut diharapkan dapat membantu meringankan sedikit beban masyarakat Malang Raya. Kolaborasi ketiga organ tersebut mendistribusikan 500 paket bantuan kepada kaum Marhaen Malang Raya.

Muhammad Ramadhani selaku Sekertaris GSNI Kota Malang, menyatakan “Semoga pademi covid-19 segera selesai.” Ujarmya.     (red.bkn/dw)