Bakinonline.com

Kab. Malang – Bakinonline.com

Giat hari ke-50 Malang Crisis Corona(MCC) bergerak ke Desa Tambakrejo Kecamatan Sumber Manjing Wetan. Pada kali ini kegiatan yang dilakukan adalah pembagian hand sanitizer dan masker gratis kepada  warga di dusun Tamban. Disela-sela kegiatan tersebut MCC juga melakukan edukasi dan bincang-bincang dengan perangkat desa yang dalam hal ini diwakili oleh sekretaris desa Imbrit sosok wanita yang gesit.

Kesiapan desa Tambakrejo dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona ini termasuk sudah sangat bagus, hal ini bisa dilihat dari kesadaran masyarakatnya untuk selalu menggunakan masker dalam kegiatan sehari-hari, melakukan penyemprotan disinfektan, dan kesadaran untuk selalu cuci tangan. Seperti yang disampaikan oleh Imbrit selaku Sekretaris Desa Tambakrejo.

“Sejak awal covid-19 mulai mewabah, kita langsung bergerak untuk melakukan sosialisasi kepada penduduk desa dan bergerak untuk menghubungi pihak-pihak terkait agar turut serta berpartisipasi dalam kegiatan pencegahan covid-19.”

“Setelah itu kita langsung bergerak untuk melakukan beberapa langkah, yaitu penyemprotan disinfektan di pintu masuk kampung, menganjurankan untuk menggunakan masker kepada masyarakat, sosial distance, dll. ” kata Imbrit.

“Desa Tambakrejo merupakan desa nelayan, khususnya di dusun Sendang Biru yang merupakan pelabuhan nelayan yang cukup besar. Banyak nelayan andong (nelayan pendatang) yang melakukan transaksi dagang hasil tangkapan di pelabuhan Sendang Biru. Dalam hal inipun perangkat desa sudah siap berkoordinasi dengan pol air, Angkatan laut, Tagana, dan dinas kesehatan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan mulai dari penyemprotan, penggunaan masker sampai penyediaan rapid tes kepada setiap andong yang datang.” Kesah Inbrit.

Hampir sama dengan desa-desa yang lain, kendala yang dihadapi desa Tambakrejo adalah masalah ekonomi. Ketika wabah covid-19 menyerang, pendapatan nelayan sangat berkurang karena sepinya pembeli, selain itu untuk bantuan ekonomi bagi masyarakat akibat wabah covid-19 juga mengalami  kendala tersendiri, karena data yang diberikan oleh desa tidak sepenuhnya di setujui oleh pemkab, yang ini menjadikan ricuh di masyarakat, jelas sekretaris desa ini.

Salah satu relawan MCC Fajar Wardhana menyampaikan bahwa, “Dari segi pencegan penyebaran covid-19, desa tambakrejo sudah cukup bagus, sedangkan untuk masalah ekonomi, hal ini memang menjadi kendala bagi masyarakat Indonesia atau bahkan seluruh dunia. Lalu masalah bantuan ekonomi selama wabah corona ini, kendalanya hampir sama di tiap-tiap daerah, maka harus sering-sering koordinasi dengan pihak terkait, diatasnya.”

Hal senada juga disampaikan oleh relawan MCC yang lain, Rosani Projo bahwa “bantuan sembako untuk warga harus dilakukan dengan cermat agar tidak sampai timbul kekecewaan dari masyarakat yang berakibat timbul persepsi buruk masyarakat kepada pemerintah.”Tambahnya.

Dipenutupan bincang-bincang tersebut ditutup dengan pernyataan koordinator MCC, M. Syafril bahwa “selama wabah corona ini semua masyarakat dipersilahkan datang ke rumah perjuangan MCC Jl. Ngantang I/16 atau hanya sekedar koordinasi  untuk bantuan penyemprotan disinfektas, pembagian masker dan handsanitizer, atau hanya bincang-bincang, kami akan siap membantu.”

Dalam gerakan ini, MCC membagikan handsanitizer dan masker kepada 200 orang di daerah pantai tamban yang kemudian dilanjut dengan buka puasa bersama dan evaluasi gerakan MCC.

(Dewi Bakin- Malang)