bakinonline.com

ANDOOLO – Bakinonline.com

Menggunakan anggaran Dana Desa (DD) bersumber dari pusat dan ADD dari Kabupaten beserta sumber dana lainnya, merupakan penopang Kepala Desa (Kades) dalam membangunan balai pelatihan belajar masyarakat di desanya.

Namun, salah satu prinsip ketentuan yang menjadi kewajiban dalam menjalankan tata kelola pemerintahan diperlukan adanya transparansi dalam hal keuangan.

Maemunah Kepala Desa Duduria, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), telah menerapkan tata kelola keuangan desa secara trasparan, terutama dengan Dana Desa (DD) terkait dengan peruntukannya. Sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkan informasi alur dalam penggunaan dananya.

Menurut Maemunah,  “keterbukaan dalam mengelola Anggaran dan Pendapatan Belanja Desa (APBDes) menjadi hal penting baginya, saya bersama masyarakat akan betekat untuk membangun desa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat  menuju masyarakat yang mandiri dan sejahtera,”  ungkapnya.

Dari pantauan media.Bakinonline,  saat menyambangi kantor desa tersebut, terlihat jelas sebuah papan informasi berukuran cukup besar yang berisi pengelolaan APBDes, dari penerimaan hingga rincian peruntukannya.

Lanjut dia, “dengan kehadiran dana desa dinilai sangat membantu masyarakat untuk merencanakan sebuah program pembangunan prioritas untuk memenuhi sejumlah kebutuhan fasilitas yang dibutuhkan di pedesaan,” jelas dia.

“Dengan dana desa ini masyarakat bersama pemerentahan desa dapat membangun infrastruktur yang dibutuhkan, namun demikian sebagai Pemerintah desa Duduria, pengambil kebijakan dalam melaksnakan menggunakan dana desa, selalu berpatokan dengan prosedur dan mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditentukan, ” tegasnya.

Diharapka dengan adanya papan informasi tentang program dana desa ini, masyarakat dapat dengan jelas untuk mengetahui guna dan manfaatnya.

# Edi – Bkn Sultra