Jakarta, (bakinonline.com)

Yanto (36), petani penggarap lahan sawah di Jakarta mengaku sudah belajar bertani sejak kelas 5 di Sekolah Dasar. Ia menjadi petani di Jakarta menggarap lahan milik Pemprov DKI.

Walaupun tidak memiliki lahan sendiri, Yanto merasa cukup. Pasalnya, ia mendapat gaji sesuai UMR di Ibukota Jakarta setiap bulan. Berbeda dengan pengalamannya ketika menggarap lahan di kampung, yang harus menunggu waktu panen baru bisa mencicipi hasil jerih payahnya. (Redaksi Bakin).