Bakinonline.com

Palembang- Bakinonline.com

Pemerintah Kota Palembang akhirnya Senin (04/03/2020) akan mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Kota Palembang.

Dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang sekarang sudah tersebar di 16 Kecamatan di Kota Palembang.

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, Walikota Palembang, Harnojoyo telah menandatangi surat pengajuan PSBB tersebut.

“Ini melihat kasus positif di Kota Palembang sudah cukup meningkat, tercatat hingga 2 Mei 2020 sudah ada 90 kasus positif. Selama ini kita masih berlakukan instruksi Walikota Palembang. Tapi kemarin, telah ditandatangani Walikota Palembang untuk pengajuan PSBB,” kata Dewa, Minggu (3/5/2020).

Ia mengatakan semua kajian dan data-data yang ada dengan ukuran waktu sudah siap sebagai lampiran sudah siap semua.

“Jadi semua kajian sudah keluar dan ini sudah kita kumpulkan semua datanya untuk lampiran,” jelasnya.

Menurut Dewa, jika melihat dari sebaran kasus transmisi lokal yang terjadi saat ini, Pemkot menilai Palembang sudah layak menerapkan PSBB. Mengingat seluruh kajian, analisis dan data-data telah terpenuhi.

“Semua sudah siap sebagai lampiran untuk usulan ke Menkes melalui Gubernur. Jadi Senin (4/5) akan saya bawa langsung ke Pemprov Sumsel,” katanya.

“Seluruh personel dan tim sudah melakukan peninjauan titik-titik yang nantinya bakal jadi akses keluar masuk penerapan PSBB,” tambahnya.

Banyak pertimbangan sehingga belum diajukanya PSBB sejak 20 April lalu. Salah satunya soal sebaran yang belum merata di Palembang.

“Kalau dilihat dari peta, sebaran ini baru di 16 kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di Palembang. Terus juga harus disertai peta sebaran dan kurun waktu sebarannya. Tapi, sekarang kasus positif sudah banyak begitu juga dengan tranmisi lokalnya. Karena itu, kita ajukan PSBB untuk kota Palembang,” Dewa menyampaikan.      (Andy- Pale)