Bandung, 22 Desember 2017  (bakinonline)

Kenapa tanggal 22 Desember ditetapkan sebagai Hari Ibu secara nasional ?.  Berawal dari berkumpulnya para pejuang wanita yang berasal dari 12 kota di Jawa dan Sumatra menggadakan Kongres Perempuan Indonesia I (tertama) pada tanggal 22-25 Desember di kota Gudeg (Jogyakarata).

Salah satu dari hasil pertemuan tersebut adalah membentuk kongres perempuan Indonesia yang dikenal dengan Kongres Wanita Indonesia (KOWANI).  Dalam perjalannya tepatnya pada acara Konggres Wanita Indonesia III pada tahun 1938.  Yang selanjutnya melalaui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959  Presiden Soekarno menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu secara Nasional.

Namun penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938. Bahkan, Presiden Soekarno menetapkan tanggal 22 Desember ini sebagai Hari Ibu melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959.

Penetapan Hari Ibu ini diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain. Selain itu, Hari Ibu juga merupakan saat dimana kita mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa ini.  (Redaksi Bakin)