JAKARTA, 1 Agustus 2018 – (bakinonline.com)

Kelompok Pencuri Bermodus Pura-pura Jadi Korban Kapolsek Kelapa Gading Kompol Martua Silitonga dalam konferensi pers di Mapolsek Kelapa Gading, Rabu (1/8/2018).

Polsek Kelapa Gading mengungkap kasus pencurian oleh sembilan orang bermodus berpura-pura menjadi korban kecelakaan, di Pegangsaan Dua, Jakarta Utara pada kejadian Senin (4/6/2018).

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Martua Silitonga mengatakan, “para pelaku mengambil harta milik DS (korban) yang sedang berkendara. Pelaku mengalihkan perhatian korban sambil berpura-pura menjadi korban kecelakaan.  Salah satu pelaku yang sedang berbonceng motor berpura-pura terjatuh terserempet mobil korban, sedangkan para pelaku lainnya sudah standby,”  Martua menyampaikan kepada awak media.

Ia mengatakan, “pelaku yang standby tersebut mendekati sambil menggedor-gedor mobil korban. Pelaku memberitahu bahwa ada orang yang terserempet mobil korban, saat mobil berhenti, pelaku meminta korban turun dan bertanggung jawab atas kecelakaan yang dituduhkan.  Kemudian salah satu pelaku masuk ke dalam mobil korban berdalih akan menyelesaikan permasalahan tersebut dan meminta uang damai’,” ujarnya.

Secara tiba-tiba, ada dua pelaku lain yang datang dan langsung mengambil paksa cincin dan jam tangan yang dikenakan korban, mereka juga mengambil uang tunai Rp 500.000 serta sebuah telepon genggam yang ditaruh di atas dashboard mobil. Setelah itu, para pelaku langsung melarikan diri dengan boncengan motor.

Polisi telah menangkap empat tersangka yang mempunyai peran berbeda-beda. Keempat tersangka itu ialah MD selaku penadah, AA yang membonceng salah satu pelaku lainnya, ST yang mengambil paksa harta milik korban, serta MY yang berperan mengawasi situasi.

Saat ini Polisi masih memburu kelima pelaku lainnya yaitu CC, OP, EP, JK, dan SS. CC, mereka  merupakan pihak yang mempunyai ide untuk mengambil cincin milik korban. Para pelaku dijerat Pasal 365 Ayat (2) Ke-2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Dengan adanya kejadian tindak kejahatan,  dengan motif  berpura-pura tertabrak kendaraan (pura-pura jadi korban kecelakaan), Diharapkan masyarakat terutama pengendara kendaraan bermotor untuk lebih berhati-hati dan selalu waspada.  (Redaksi Bakin)