LIPUTAN KHUSUS (BAKINONLINE) – Pembangunan objek wisata kolam renang yabg terletak di Dusun Gunung Sari (kampung baru) Desa Sumbergondo Kecamatan Glenmore Banyuwangi,Umbul Aga Puncak (UAP) yang mulai dikerjakan awal bulan september 2016  dan di perkirakan selesai awal tahun 2017 ini pasalnya,menelan biaya yang sangat cukup besar. pada tahun ini banyak renovasi serta pembangunan objek wisata baru. Salah satunya adalah pembangunan kolam renang Umbul Aga Puncak yang merupakan program dari dari salah satu pengusaha muda di bidang argo wisata yakni, H Eko Susilo Nurhidayat, SE. Mm.yang merupakan pengembang wisata waterpark Seperti yang disampaikan H Eko kepada media koran ini mengatakan,” umbul aga puncak ( UAP)  yang kita bangun sekarang ini adalah, Destinasi Wisata baru di Kabupaten Banyuwangi yang akan menyajikan Agrowisata dan Taman rekreasi juga Homestay yang sangat cocok untuk keluarga,” jelasnya. Untuk  edukasi  dan rekreasi

Umbul Aga Puncak  ini nantinya menyediakan beberapa fasilitas diantaranya, (1) Kolam renang anak-anak dan  orang dewasa yang airnya bersih,dingin dan jernih tanpa di tebari obat penjernih (Kaporit) karena diambil langsung dari 9 sumber artedis yang ada di wilayah Wisata Uap.yakni Air Purwitasari/Air untuk awet muda karena mengandung mineral dan ber TDS di bawah 10. (2) Wisata UAP menyediakan beberapa tanaman buah-buahan seperti durian,manggis,buah naga serta bermacam buah lainnya,dan disediakan petik buah sendiri.(3) Wisata UAP menyediakan UMROH GRATIS bagi pengunjung yang beruntung,yang akan di undi tiap akhir tahun.(4) Wisata UAP menyediakan Pujasera segala jenis kuliner serta menyewakan untuk masyarakat yang ingin berwirausaha. (5) Wisata UAP menyediakan fasilitas Home stay keluarga yang ingin merasakan hawa pegunungan dengan keluarga. Tempat wisata ini yang di miliki langsung oleh H Eko Susilo ,benar-benar mengerti apa keinginan para pengunjung tempat rekreasi yang nyaman,view yang bagus,kondisi alam yang masih alami hawa pegunungan yang sejuk dan di sertai hamparan hijaunya pegunungan serta kuliner ikan air tawar.diwaktu yang sama menurut H suyoto,lahan yang di buat tempat wisata itu berdiri diatas seluas 20.000 M2 (2 Hektar)*MS*