Kabupaten Bandung, “Sabet Beberapa Penghargaan Lomba KKSI Ke-11 Tahun 2019”
bakinonline.com

Kab. Bandung – Bakinonline.com

Ajang KKSI (Kontes Kopi Spesialti Indonesia) merupakan kotes prestis bagi para pelaku usaha kopi di seluruh negeri ini, bebagai kopi terbaik Indonesia ditampilkan di perhelatan ini.

Tercatat pada KKSI ke-11 ini ada 554 jenis kopi terbaik Indonesia yang dinilai para juri dari Puslitkoka (Pusat Penelitian Kopi dan Kakao), dan hanya 15 jenis kopi yang paling terbaik menjadi nominasi di ajang KKSI ke-11 tahun 2019 ini.

Dari hasil liputan tim media Bakinonline, di lokasi berlangsungnya Ajang KKSI (Kontes Kopi Spesialti Indonesia) bertempat di area gedung Budaya Sabilulungan jalan raya Al.Fathu soreang Bandung, (17-19/10/2019). Tercatat ada tiga penghargaan yang diraih kopi asal kabupaten Bandung, yakni, juara 1 kopi Arabika natural atas nama Gungun kopi asal Puntang , juara 3 Arabika natural atasnama Andi Kusnandar kopi asal Alam Endah Rancabali dan kopi pavorit Arabika natural atasnama Tantan asal kopi Cilengkrang, dan secara keseluruhan penilaian kopi asal kabupaten Bandung mendapat nilai 90,27 dan ini merupakan hasil yang sangat luar biasa prestisius.

Keberhasilan ini merupakan prestasi yang luar biasa, mengingat penampilan kopi asal kabupaten Bandung khusus jenis Arabika ini selalu menjadi pemenang diajang bergengsi ini, tercatat pada gelaran KKSI ke-10 tahun 2018 di Jogyakarta, kopi asal kabupaten Bandung ini merebut sekaligus 3 penghargaan, yaitu juara 1, 2 dan 3 kopi Arabika natural.

Hasil ini tentunya menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha kopi di kabupaten Bandung, dan hal ini mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pertanian kabupaten Bandung, Ir. H A. Tisna Umaran. MP. disela- sela acara KKSI ke-11 Sabtu (19/10/2019) menurutnya, ” Kami dari jajaran pemerintah daerah kabupaten Bandung khususnya dari Dinas Pertanian sangat mengapresiasi keberhasilan ini, dan ini merupakan refleksi keberhasilan dari berbagai pembinaan dan upaya peningkatan kualitas komoditi hasil pertanian yang sangat potensial didalam peningkatan ekonomi bagi masyarakat pelaku usaha kopi ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Tisna berharap, “Dari pihak pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi didalam menunjang keberhasilan ini, tentunya keberhasilan ini tidak menjadi akhir dari segalanya, kita jangan terlena, tetapi harus lebih meningkatkan kualitas, untuk lebih baik lagi agar hasil pertanian dari komodi kopi ini lebih dikenal lagi didunia Internasional,” uangkapnya.

# Sulaeman- Bkn