Sumedang – bakinonline.com

Di Kabupaten Sumedang telah dilaksanakannya pemilihan kepala desa (pilkades) secara serentak beberapa waktu yang lalu. Ada 93 desa dari 26 kecamatan yang ikut ambil bagian dalam pilkades tersebut.

Menurut Endut Muhtar, mantan kepala desa Bongkok, adanya Pilkades serentak, sangatlah bagus. Karena, hal tersebut dapat mengurangi penjudi untuk ambil bagian dalam moment itu. Ujarnya kepada media saat dimintai tanggapan tentang pilkades serentak.

Disebutkan, dalam setiap pemilihan kepala desa yang ia ketahui selalu ada yang namanya penjudi yang siap mengganggu pola pikir masyarakat agar tidak memilih atau harus memilih salah satu calon. Sehingga masyarakat yang awalnya sudah bulat, jadi terpengaruh oleh doktrin mereka. Ucapnya

Ditambahkan, ia berharap dengan pilkades serentak ini bisa lebih demokratis tanpa pengaruh siapapun. Jadi kemurnian pilihan masyarakat terkonsentrasi dan sinkron dengan hati nuraninya. Tandasnya

Menyinggung pembangunan saat ini, dirinya mengagumi akan keberhasilan pemerintah. “Pembangunan sekarang, terutama dalam pembangunan infrastruktur begitu pesat dan cepat perkembangannya. Namun, Ironisnya, pembangunan infrastruktur  tersebut tidak diimbangi dengan kemajuan ekonomi dimasyarakat”. Ungkapnya

Disebutkan, karena desa Bongkok merupakan kawasan industri mebeulair, sehingga penurunan ekonomi bisa terlihat dari turunnya para pengusaha mebeulair, yang sebelumnya tingkat pengusaha mebeulair yang ada diwilayahnya semula berjumlah 68 yang merupakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sekarang hanya tinggal 16 pengusaha lagi. Tuturnya

Ditambahkan, penurunan terjadi, karena biaya produksi yang mahal, dan terjadi penurunan daya beli di masyarakat. Sehingga peluang pasar pun sangat sulit. Pungkasnya.   # Asep-Bakin