Bandung, 19 Maret 2019- Bakinonline.com

Ditres Narkoba Polda Jabar  menggelar Ekspose kepada media terkait pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis tembakau gorila mengambil tempat di Apartemen Grand Asia Afrika Kota Bandung oleh Ditres Narkoba Polda Jabar, Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jabar serta Resnarkoba Polrestabes Bandung, Selasa (19/3/2019).

Hadir pada kesempatan ini Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.IK., Direktur reserse narkoba Kombes Pol Enggar Pareanom, S..Sos, S.IK., Kabid pemberantasan Narkoba AKBP Daniel Y Kantiandago,

Kasat Resnarkoba Polrestabes Bandung AKBP Irfan Nurmansyah, Kasubid Penmas Bidhumas AKBP Dra.Santi Gunarni beserta jajaran Bidhumas dan Ditresnarkoba.

Terungkap pada Ekspose ini tersangka yang tertangkap di kamar Apartemen Grand Asia Afrika Tower D Lantai 18 Unit/Kamar 26 yang beralamat di Jl.Karapitan No.1 Kota Bandung merupakan pelajar berumur 18 tahun yang bersekolah di salah satu SMKN di Bandung dengan barang bukti berupa tembakau gorila hasil dari  home industri yang dibuatnya.

Kronologis penangkapan

Menurut Kabid Humas berawal  pada Rabu malam (6/2/2019) team yang dipimpin Kasubdit 2 Ditresnarkoba AKBP Herryanto, SE, MH., melakukan penangkapan dan penggeledahan di kamar apartemen tersebut dan selanjutnya tertangkap tangan pelaku berinisial MRF Bin AS (18 Tahun).

“Modus operandi dan cara mendapatkan bahan – bahan narkotika jenis Tembakau Gorila ini tersangka MRF dengan cara membeli secara online melalui media sosial Instagram (IG) diantaranya tembakau, alkohol, bahan kimia warna putih dan jingga dan dari pengakuannya bahan – bahan tersebut dikirim dari China”, unglapnya.

Dari keterangan tersangka MRF. “Tembakau gorila tersebut diracik dengan cara mencampurkan bahan-bahan dalam sebuah panci alumunium yang diisi 25 gram serbuk bahan kimia putih dan jingga kemudian ditambahjan 100 mg alkohol dan diaduk dengan sendok, selanjutnya dimasukan 1000 gram tembakau dan diaduk menggunakan sarung tangan,”  jelasnya.

Kemudian tersangka mengedarkan dan menjual tembakau racikannya tersebut dengan cara online dengan Akun IG bernama Elephant Hunter ke berbagai daerah diantaranya Jabar, Jateng, Jatim, Ambon, Bali dan Sulawesi, ungkap dia yang pada saat tertangkap lengkap dengan seluruh barang bukti dan peralatannya.      # Red. Bakin