Bakinonline.com

Lampung Selatan- Bakinonline.com

Dinas Pendidikan Lamsel   mengelar kegiatan Sosialisasi Bantuan Oprasional Sekolah Reguler di Korwil V Disdik  Kecamatan Candipuro dan Sidomulyo dihadiri seluruh Ka.SDN,SMPN/Swasta,Pengawas SMP, bertempat digedung PGRI Kec. Candipuro,Lamsel Selasa,(25-02-2020).

Kepala Bidang  Pendidikan Dasar (Kabid-Dikdas) H. Hamid Hasan, S.Pd.   mengatakan, ” Melalui kebijakan Merdeka Belajar penggunaan dana Operasional Sekolah (BOS)  dibuat fleksibel, salah satunya adalah sebagai langkah awal untuk meningkatan kesejahteraan guru-guru honorer yang selama ini belum meningkat.

Lebih lanjut Hamid mengatakan, “Penggunaan dana BOS sekarang lebih fleksibel untuk kebutuhan sekolah, melalui kerjasama dengan Kementrian Keuangan dan Kementrian Dalam Negri, kebijakan ini ditujukan sebagai langkah pertama untuk meningkatan kesejahteraan guru-guru honorer dan juga untuk tenaga kependidikan yang sebelumnya 15% porsinya menjadi maksimal 50 %,” namun itu semua disesuaikan  kondisi sekolah serta kebijakan sekolah,” ujar Hamid.

Kebijakan perubahan penyaluran dan pengelolaan dana BOS tahun 2020 merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar yang berfokus pada meningkatkan fleksibilitas dan otonomi bagi para kepala sekolah untuk menggunakan dana BOS sesuai dengan kebutuhan sekolah yang berbeda-beda.

Hamid menjelaskan setiap sekolah memiliki kondisi yang berbeda sehingga kebutuhan di tiap sekolah juga berbeda-beda.

“Dengan perubahan kebijakan ini, pemerintah ingin memberikan otonomi dan fleksibilitas penggunaan dana BOS,” tambah Hamid.

Meskipun sudah diberikan otonomi dan fleksibilitas oleh Kemendikbud, sekolah tetap perlu memperhatikan ketentuan pengelolaan dana BOS Reguler di sekolah.

Berikut ketentuan pengelolaan dana BOS Reguler seperti dirangkum dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 8 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

Dana BOS Reguler dikelola oleh Sekolah dengan menerapkan prinsip manajemen berbasis sekolah yaitu, kewenangan sekolah untuk melakukan perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan program sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Sekolah

Perencanaan pengelolaan dana BOS mengacu pada hasil evaluasi diri sekolah. Sekolah memiliki kewenangan untuk menentukan penggunaan dana BOS Reguler sesuai dengan prioritas kebutuhan sekolah, memperhatikan prinsip-prinsip pengelolaan dana BOS Reguler

Penggunaan dana BOS Reguler hanya untuk kepentingan peningkatan layanan pendidikan di sekolah dan tidak ada intervensi atau pemotongan dari pihak manapun.

Penggunaan dana BOS Reguler harus didasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara tim BOS Sekolah, guru, dan Komite Sekolah. Hasil kesepakatan di atas dituangkan secara tertulis dalam bentuk berita acara rapat dan ditandatangani oleh peserta rapat. Kesepakatan penggunaan dana BOS Reguler harus didasarkan pada skala prioritas kebutuhan Satuan Pendidikan, khususnya untuk pengembangan program peningkatan kualitas belajar Peserta Didik di Sekolah

Pengelolaan dana BOS Reguler di Sekolah dilakukan oleh tim BOS Sekolah

Tim BOS Sekolah ditetapkan oleh kepala Sekolah dengan susunan keanggotaan sebagai berikut :

 Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab.  Anggota terdiri dari bendahara, satu orang dari unsur guru; satu orang dari unsur Komite Sekolah, dan satu orang dari unsur orang tua/wali peserta didik di luar Komite Sekolah yang dipilih oleh kepala Sekolah dan Komite Sekolah dengan mempertimbangkan kredibilitas dan menghindari terjadinya konflik kepentingan

Pengelolaan dana BOS Reguler pada sekolah terbuka, melibatkan pengelola sekolah terbuka dengan penanggung jawab kepala sekolah induk sesuai dengan jenjangnya.

Tugas dan tanggung jawab tim BOS Sekolah yaitu :  Mengisi dan memutakhirkan data Sekolah secara lengkap dan valid ke dalam Dapodik sesuai dengan kondisi riil di Sekolah, bertanggung jawab mutlak terhadap hasil isian data Sekolah yang masuk dalam Dapodik, menyusun RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) mengacu pada prinsip-prinsip efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan dana BOS Reguler, melakukan input RKAS pada sistem yang telah disediakan oleh Kementerian, memenuhi ketentuan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dan penggunaan dana BOS Reguler, menyelenggarakan keadministrasian pertanggung jawaban penggunaan nya.

# Andy-Bakin