Bakinonline.com

Lampung Selatan – Bakinonline.com

Untuk menekan berkembangnya virus Covid-19, para pemuda (pencalang) Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, mengawasi keluar masuknya warga masyarakat desa maupun warga yang datang hal ini dilakukan sejak pertengahan Maret 2020 lalu .

Menurut Made salah satu pemuda (Koordinator Pencalang) mengatakan, “kami lakukan ini sebagai antisipasi agar warga Trimomukti tidak ada yang terinfeksi virus Covid-19, kami juga serempak sudah melakukan penyemprotan Disinfektan disetiap rumah,” ujar Made.

Setiap hendak masuk kelingkungan, harus cuci tangan agar tidak ada virus lagi ditangan. “Memang seyogyanya ada seperti kamar kecil untuk setiap orang, penggunaan hand sanitazer kepada setiap orang yang hendak masuk, serta alat termometer untuk mengukur suhu, namun belum memiliki biaya untuk hal ini,” tambah Made.

Untuk menjaga ketenangan warga masyarakat kami secara mandiri melakukan kegiatan ini, dan sebenarnya kami ingin memiliki alat termometer untuk mengukur suhu tubuh seandainya dalam pengukuran suhu melebihi batas normal tentu kami akan menyarankan untuk dibawa ke medis guna pemeriksaan lebih lanjut, namun sayangnya kita belum memiliki alat tersebut.

Tokoh masyarakat Dusun Bali Seragi, Sudi mengatakan, “Saya merasa senang dan bangga atas keperdulian para pemuda yang berinisiatif untuk memeriksa setiap warga yang keluar masuk dusun serta harus cuci tangan sebelumnya.” Katanya.

Sejak di-lockdown lokal oleh Pencalang, Dusun Bali Seragi, Desa Trimomukti, Kec. Candipuro tidak terlihat warga yang berlalu lalang, mereka taat kepada anjuran pemerintah, untuk diam di rumah.

Untuk alat pengukur suhu mudah-mudahan bisa di miliki para sekuriti pemantau karena tentu hal ini sangat membantu lebih detail untuk mendeteksi suhu warga,” ujar Sudi.

Camat Candipuro, Wasidi, S.E. mengatakan, “Sangat mengapresiasi kegiatan pencalang Dusun Bali Sragi, Desa Trimomukti atas kepedulian terhadap warganya agar tidak terpapar virus Covid-19, tentu hal ini juga harus dilaksanakan dengan membersihkan halaman, menjaga kebersihan didalam rumah dan Pura tempat sembahyang warga dan hendaknya selalu mencuci tangan dengan sabun sehabis memegang apapun. Mudah-mudahan hal ini dapat ditiru oleh desa lain untuk memutus mata rantai tersebarnya virus Covid-19,” demikian Camat Wasidi.  (Andy-Bakin)