budaya
bakinonline.com

Bandung – bakinonline.com

Virus Corona (covid-19) merupakan bentuk bencana kesehatan lingkungan. Salah satu cara pencegahannya adalah dengan menjaga kebersihan diri dan pelestarian lingkungan. Salah satu aspek yang dapat dioptimalkan adalah kontribusi budaya atau sistem pengetahuan lokal.

Wabah corona (Covid 19) yang melanda hampir semua Negara, termasuk Negara Indonesia banyak membawa dampak sosial dan budaya yang luar biasa.

Corona mampu mengacak-acak kehidupan masyarakat, tidak sedikit orang yang tidak peduli dan tidak mau tahu walaupun mereka sedikitnya telah merasakan adanya perubahan dalam kehidupan kesehariannya.

Tata sosial dan budaya masyarakat kita terkenal dengan ramah tamah, bersalaman bila bertemu dengan kawan dan saudara dengan ucapan salam dengan sedikit memberikan senyum ramah.

Tapi apa sekarang yang terjadi, setelah pemerintah menetapkan kebijakan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) dalam upaya menyelamatkan masyarakat. Sehingga masyarakat mengalami kesulitan untuk bergerak baik dalam menjalankan rotinitas pekerjaan untuk mencukupi kebutuhan keluarga maupun bersosial dengan tetangga dan kerabatnya.

Tidak nampak senyum dibibirnya karena tertutup masker, nampak ada saling curiga akan tertular virus corona diantara mereka. Bahkan dalam satu keluarga pun tak seakrab sebelum adanya virus corona, yang ada mereka saling menjaga jarak.

Tak nampak lagi anak-anak bersama-sama temannya berangkat sekolah, orang tua berangkat bekerja, beribadah ditempat peribahatan, toko-toko tutup, pengusaha kecil tak banyak terlihat, dan para pelaku usaha dan industry banyak yang melakukan PHK terhadap karyawannya, sehingga menambah beban hidup masyarakat.

Tak nampak lagi anak-anak yang bermain, arisan,undangan dan kegiatan rutinitas lainnya, karena pemerintah mengharuskan untuk berdiam di rumah. Hal ini sekarang sangat dirindukan oleh semua masyarakat, Semoga wabah virus corona ini segera dapat berlalu dan semua masyarakat dapat beraktifinas kembali untuk keberlangsungan hidup.

Dilihat dari sisi baiknya, wabah corona dapat mengantarkan orang dekat dengan keluarga, dengan anak, istri bahkan cucu, terutama bagi orang-orang yang selalu sibuk di luar rumah. Hal ini tentu tidak dapat berlarut-larut, bila suasana ini berkepanjangan maka akan berdampak keresahan dan kebingungan masyarakat karena cadangan biaya hidup semakin habis.

M. Ari Nanjaya Media Bakinmeminta, pemerintah jangan terlena, sebagai konsekuensi deperlakukannya PSBB dan larangan keluar rumah, harus dapat memberikan kebutuhan mayarakat atau solusi yang akurat.    (red. Bakin)