kriminal
bakinonline.com

Jakarta – bakinonline.com

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan, Jika ada kader partai yang diduga terlibat, maka hanya berkaitan dengan pribadi orang tersebut. Tidak serta merta dikaitkan dengan partai yang bersangkutan. Diketahui, Edhy merupakan petinggi Partai Gerindra sebelum

“Kalau pun ada orang-orang yang terlibat dan dia merupakan pengurus partai, tapi terkait kasus tindak pidana adalah berlaku orang perorang,” ujar Firli di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Firli menjelaskan bahwa penyidik fokus pada tindak pidana yang dilakukan para tersangka atau pihak lain yang terlibat.

Firli mengatakan KPK sejauh ini juga telah melakukan proses hukum secara proporsional. Misalnya, saat menggeledah suatu tempat yang berkaitan dengan tindak pidana yang dipersangkakan.

“Jadi saya kira kami tidak berlebihan melakukan penggeledahan. Yang pasti tempat-tempat yang diduga ada keterkaitan tindak pidana,” ucapnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka dugaan korupsi terkait ekspor benih lobster atau benur. Saat ditetapkan sebagai tersangka, Edhy merupakan Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Umum Gerindra.

KPK mengungkapkan total uang yang diterima Edhy di dalam rekening penampung sebesar Rp9,8 miliar. Uang itu diduga berkaitan izin ekspor benih lobster atau benur.   (umar/red.bkn/jkt)