Bogor, 10 Maret 2019 – Bakinonline.com

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab anjloknya KRL di pintu perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019).

Soerjanto menjelaskan pihaknya akan melakukan pemeriksaan dari temuan-temuan di lokasi peristiwa anjloknya KRL.  Perlu waktu sekitar dua bulan untuk mengungkap penyebab pasti anjloknya kereta di Kebon Pedes Bogor pad hari Minggu (10/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut Dia mungkin tidak lama. Masalahnya ada semua, cuma kami butuh detail temuan- temuannya. Nanti roda diukur, rel kami ukur secara detail. Mungkin kalau ada yang perlu kami periksa ke laboratorium sekitar dua bulan,” katanya.

Seperti diketahui, KRL relasi Jatinegara- Bogor mengalami anjlok di daerah Kebon Pedes, Kota Bogor, Jawa Barat. Terdapat dua gerbong kereta yang terguling hingga menabrak tiang listrik atas.

Akibat kejadian ini, tercatat ada 17 korban mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat guna penanganan medis.  Sampai saat ini, proses evakuasi masih berlangsung, diperkirakan waktu perbaikan agar jalur kereta dapat berfungsi kembali, diperlukan waktu dua hari dari saat kejadian.   #  Isbandi – Bakin Bgr