Bakinonline.com

Sumedang – bakinonline.com

Akibat intensitas hujan yang sangat tinggi sekira pukul 14.30 Wib di Lingkungan Dusun Cilipung Rt. 03/15 Kel. Pasanggrahan Baru Kec. Sumedang Selatan Kab. Sumedang telah terjadi bencana longsor, Minggu (26/1-2020)

Dalam kejadian tersebut, dua orang korban meninggal dunia atas nama Elan Alias Kumis (60) Rt.02/15 dan Apong (45) Rt.04/15, keduanya warga Lingkungan Dusun Cilipung Kel. Pasanggrahan Baru Kec. Sumedang Selatan-Sumedang,

Sedangkan yang mengalami luka-luka, yaitu, UUM (50) dari Rt. 04/15 dan Dani (55) Rt. 03/15) yang keduanya sama warga Lingkungan Dusun Cilipung Kel. Pasanggrahan Baru Kec. Sumedang Selatan Kab. Sumedang, saat ini mendapat perawatan di RSUD Kab. Sumedang

Menurut warga, awal mula kejadian, ketika terjadi turun hujan deras yang mengguyur daerah persawahan sehingga mengakibatkan debit air sungai naik dan persawahan tersebut mengalami longsor. Sedangkan waktu itu, Dani, Uum dan Apong sedang membetulkan saluran air bersih, sedangkan saudara Elan sedang Menggembala Bebek di persawahan tersebut. Kemudian, tiba tiba tanah tersebut longsor dan ke 4 (empat) orang tersebut hanyut kebawa derasnya air sungai.

Setelah menerima laporan, pihak Kepolisian berkoordinasi dengan BPBD Sumedang mendatangi TKP untuk mengevakuasi, mengamankan dan mencatat identitas korban. Akhirnya ke empat korban bisa segera ditemukan, walaupun dua orang meninggal dan dua orang lagi luka-luka hingga mendapat perawatan di RSUD Sumedang

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menyampaikan turut berdukacita atas musibah yang terjadi dan mengajak masyarakat Sumedang untuk mendo’akan korban, saat menemui keluarga korban meninggal dunia di Dusun Cilipung dan menengok korban yang dirawat di RSUD, Minggu malam (26/1/2020)

“Semoga amal ibadah, Iman dan Islamnya diterima Allah SWT. dan husnul khotimah. Keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan serta korban selamat segera disehatkan kembali,” ujar bupati

Bupati menjamin semua pengobatan mereka berdua yang sedang mendapat perawatan di RSUD Kab. Sumedang yang biayanya di tanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang.

Disampaikan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir melalui press realease dari humpro (humas protokol) Kab. Sumedang, meminta agar semua sistem pendeteksi dini bencana dapat berjalan sempurna serta meminta Camat dan Lurah harus terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mendekati tempat rawan bencana, termasuk rawan longsor.

Ditambahkan bupati, “Nomor-nomor kontak harus aktif ketika terjadi bencana. Semua perlengkapan harus siap sedia sehingga percepatan penanganan dapat meminimalisirkan resiko jatuhnya korban lebih buruk,” ucapnya.

# Asb- Smd