BEM-UI Kami Mengecam Kekerasan Berlatar ......
bakinonline.com

Jakarta – bakinonline.com

Badan Eksekutif Mahasiswa – Universitas Indonesia (BEM-UI) meluruskan anggapan yang berkembang di media sosial bahwa organisasi tersebut mendukung Front Pembela Islam (FPI) gara-gara mengkritik pembubarannya oleh pemerintah tanpa peradilan.

Sebagai informasi, kritik terhadap pembubaran ormas bentukan Rizieq Shihab tanpa peradilan itu diterbitkan BEM-UI dalam pernyataan sikap pada Minggu (3/1/2021).

“Rilis yang diterbitkan bukan untuk mendukung dan membenarkan tindak kekerasan, provokasi kebencian, maupun pelanggaran lainnya yang pernah dilakukan oleh Front Pembela Islam sebagai organisasi kemasyarakatan,” kata Ketua BEM-UI, Fajar Adi Nugroho, dalam keterangan pers yang baru dirilis hari ini, Selasa (5/1/2021).

BEM-UI hingga Amnesty Internasional Buka Suara “Kami mengecam keras dan tidak setuju terhadap seluruh bentuk kekerasan terutama yang berlatar belakang agama,” ujar Fajar.

Ia menyebut, BEM-UI akan selalu konsisten dengan prinsip-prinsip negara hukum, termasuk di antaranya supremasi hukum, perlindungan HAM, dan demokrasi. Maka, terkait kekerasan berlatar agama yang dilakukan oleh siapa pun. BEM-UI meminta Pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas dan konsisten, dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Namun demikian, pandangan BEM-UI terhadap pembubaran FPI sebagai ormas tanpa peradilan tetap tak berubah. Landasan pembubaran ormas tanpa peradilan sesuai UU Ormas terbaru dianggap tetap bermasalah.

“Poin-poin rilis dalam pernyataan sikap kami berfokus pada tindakan Pemerintah Indonesia yang melakukan pembubaran organisasi kemasyarakatan tanpa mekanisme peradilan,” tegas Fajar.

(ari/bkn/d)