Bekasi, 5 September 2018 – Bakinonline.com

Dalam kunjungannya Presiden Joko Widodo ke kota Bekasi, Jawa Barat untuk membagikan sertifikat tanah kepada rakyat. Sertifikat tanah yang dibagikan hari ini untuk warga Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Jakarta Timur, beberapa waktu yang lalu.

Pembagian sertifikat tanah untuk rakyat dilakukan di Asrama Haji Bekasi Selatan, Jalan Kemakmuran  Bekasi.

Sofyan Djalil mengatakan, “Presiden Joko Widodo membagikan 3.026 sertifikat tanah untuk warga Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Jakarta Timur.” Sofyan dalam penyampaiannya.

Setelah itu secara simbolis, Jokowi langsung membagikan sertifikat kepada 12 orang perwakilan masyarakat.

Untuk rincian pembagian sertifikat tanah untuk rakyat di Kota Bekasi ada 1.000 bidang, kemudian di Kabupaten Bekasi ada 526 bidang dan Jakarta Timur ada 1.500 bidang. Setelah pembagian sertifikat secara simbolis.

Dari sisi lainTim Wartawan Bakin di Bekasi, ditemukan ada beberapa daerah yang tanah peninggalan orang tuanya dikuasai oleh pihak lain (perusahaan)  bahkan sebagaian tanahnya sudah timbul sertifikat.

Terjadi pada keluarga SELO bin Mider (almarhum) yang dimakamkan di makam keluarga di lokasi tanah tersebut, yaitu terletak di Blok. Kanpung Sempu, Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat. (berdasarkan Leter C- 1199, Persil 306 seluas 8.135 hektar dan Leter C- 457, Persil 227 seluas 3.400 hektar dan 1.965 hektar).

Saat ini, Darjono dan tim Investigasi wartawan Bakin, tengah menelusuri keberadaan surat Leter C tersebut dan siapa ahli waris yang sebenarnya.  tim berusaha untuk bertemu keluarga Selo dan mencoba untuk mendapatkan keterangan awal.

H. Obon Hamdan yang ditemui mengatakan, “almarhum Selo meninggalkan 4 (empat) anak dan kami, (H. Obon, Mamat, Sahrudin dan Isun) adalah diantara cucu dari ke 4 (empat) anak almarhum.” Obon menerangkan.

Sudah lama kami menanyakan ke pihak kelurahan dan pihak terkait atas tanah peninggalan dari almarhum tapi tidak pernah mendapatkan jawaban yang kami harapkan. Saat ini kurang lebih 3 hehtar tanah tersebut masih kami kuasai terutama disekitar lokasi makam almarhum.  (Redaksi Bakin)