Sumedang – bakinonline.com

Agus Beni Triyadie Kabupaten Sumedang : e-KTP yang rusak atau salah cetak harus diamankan dan dimusnahkan”

Tercecernya ribuan e-KTP di beberapa tempat, seperti Jakarta dan di Padang Pariaman baru-baru ini, membuat Kepala Bidang DAFDUK (pendaftaran kependudukan), PIAK (pengelolaan informasi administtasi   kependudukan) dan pemanfaatan data Dinas Kependudukan Kabupaten Sumedang,  Agus Beni Triyadie, ikut memberikan tanggapan.

Menurutnya, tercecernya e-KTP tersebut, mungkin salah cetak atau e-KTP  lama. Ucapnya kepada media Bakin Onliner saat ditemui di kantor nya di jalan pengaduan heubeul no 48 sumedang

Dikatakan, “secara SOP (Standar Operasional Prosedur) e-KTP yang rusak maupun yang salah cetak harus diamankan dan disetorkan ke pusat atau dimusnahkan.” Ujaenya

kata Dia, untuk wilayah kabupaten Sumedang, “Alhamdulilah tidak ada e-KTP yang tercecer dan tidak ada yang invalid. Adapun e-KTP yang rusak dan yang pindahan dari luar kabupaten Sumedang, diamankan dan selalu dibolongi untuk dimusnahkan”. Ujarnya

Ditambahkan, pemusnahan e-KTP yang rusak pada tahap pertama telah dilaksanakan pada hari sabtu, tgl 15 Desember 2018 lalu sekitar 10.693 buah. Sedangkan pemusnahan e-KTP untuk tahap 2 yang rusak dan perubahan atau pindahan dari luar kabupaten Sumedang sebanyak 11 ribuan akan dilaksanakan besok Jum’at 21/12-2018 kemungkinan akan bertambah. Ucapnya

Dalam pemusnahan tersebut, akan mengundang Polres Sumedang dan Satpo PP Kab. Sumedang. Tambahnya

Dia,(red-Kabid. Piak.) juga menghimbau kepada masyarakat. “kalau ada penggantian e-KTP atau pindah ketempat yang baru, e-KTP yang lama agar diberikan kepada kantor Dinas Kependudukan dimana ia pindah. Bilamana ada w-KTP lama yang hilang harus ada keterang surat kehilangan dari Kepolisin, minimal dari Polsek. Agar e-KTP lama tersebut bisa dimusnahkan.” Pungkasnya.  # Asp- Bakin